/
Kamis, 29 September 2022 | 16:52 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis (11/8/2022). (KSP)

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bakal mengerahkan pasukan TNI terhadap adanya pengerahan ratusan warga yang menjaga rumah Gubernur Papua Lukas Enembe setelah berstatus tersangka kasus korupsi yang ditangani oleh KPK. Moeldoko menegaskan pasukan TNI bakal dikerahkan jika terjadi lagi pengerahan massa untuk menjaga kediaman Lukas Enembe. 

"Kalau mereka dalam perlindungan masyarakat apa dalam pengaruhnya Lukas Enembe atau (kalau) perlu TNI dikerahkan untuk itu kalau diperlukan apa boleh buat," kata Moeldoko seperti dikutip dari Suara.com, Kamis (29/9/2022).

Moeldoko juga menyangkal ada motif polisi di balik kasus yang kini menyeret Lukas Enembe sebagai tersangka. 

"Maka siapa pun harus mempertanggungjawabkan di mata hukum, enggak ada pengecualian," kata dia. 

Selain itu, Mantan Panglima TNI itu memastikan jika Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah menggelontorkan anggaran besar untuk Provinsi Papua.

Itu dilakukan Jokowi demi pemerataan kesejahteraan dan keadilan di Bumi Cenderawasih. 

Moeldoko tidak mau kalau anggaran yang besar itu malah dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. 

Moeldoko menambahkan kalau siapapun orangnya harus bertanggungjawab di depan hukum.  

"Intinya siapa pun harus mempertanggungjawabkan di depan hukum saya tidak melangkah praduga tak bersalah itu urusan penegak hukum," terangnya. 

Baca Juga: Astra Financial Bakal Hadir di GIIAS Medan 2022 dan Tawarkan Berbagai Promo Menarik

"KPK harus bekerja lebih keras lagi untuk mengambil langkah-langkah atau proses hukum."

(Sumber Suara.com)

Load More