Begitu tragis nasib bayi laki-laki berusia 2 tahun harus tewas di tangan pacar ibunya, YA (31). Pelaku tega membanting bayi tersebut gegara emosi anak kekasihnya itu buang air besar (BAB) di atas kasur.
Peristiwa pria membanting bayi itu terjadi di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan. Tragisnya, bayi itu tewas saat dititipkan lantaran ibunya sedang bekerja.
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi menyebutkan, motif YA tega membanting bayi pacarnya itu karena emosi korban BAB sembarangan.
"Korban BAB, itu yang penyebab utama atau motif yang terjadinya penganiayaan mengakibatkan meninggal dunia atau menghilangkan nyawa," katanya seperti dikutip dari Suara.com, Senin (5/12/2022).
YA ditangkap saat melarikan diri ke kawasan Cibinong, Bogor. Penangkapan itu dilakukan tak lama setelah balita tersebut ditemukan tewas di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Sabtu (3/12/2022) lalu.
Atas perbuatannya itu, YA telah ditahan polisi setelah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dierat Pasal 76c dan atau Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Perlindungan Anakdan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Aniaya Anak Pacarnya hingga Tewas, Pria yang Banting Bayi di Apartemen Kalibata City Tertangkap
-
Balita G Tewas di Apartemen Kalibata, Sang Ibu Curiga Akibat Dianiaya Pacarnya
-
Apartemen Kalibata City Larang Sewa Unit Harian untuk Cegah Prostitusi
-
Sadis! Bayi Empat Bulan Dibanting Hingga Kepala Remuk di Kabupaten Maros
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis