Maria Vania tak malu-malu mengakui lebih suka gaya bercinta kasar alias hardcore. Bahkan, presenter seksi itu pun blak-blakan mengaku tidak memandang fisik pasangannya, asalkan punya 'barang' sekeras linggis.
Pernyataan itu diungkap Vania saat diundang menjadi tamu di acara PODSKUY yang dipandu Boris Bokir.
Dikutip dari Suara.com, setelah mengakui memiliki kepribadian ambivert alias di tengah ekstrovert dan introvert, Maria Vania mengakui tidak basa-basi saat berhubungan intim. Wanita asal Bandung ini pun mengakui kuat meladeni lawan mainnya di atas ranjang.
"Gue orangnya enggak sabaran. Ya enggak sih kalau itu (hubungan intim) harus lama, maksudnya langsung aja, tapi lama," kata Maria Vania mengutip kanal YouTube KUY Entertainment.
Bak pertandingan sepak bola, Maria mengakui bisa 'main' selama 90 menit.
"Empat puluh lima menit kali dua sesi lah, (kayak pertandingan sepak) bola," katanya.
Dalam acara podcast itu, Maria Vania sempat bertanya balik soal preferensi Boris terhadap bule dalam konteks pasangan untuk berhubungan seksual. Boris Bokir mengaku tak selera dengan bule.
"Sudah hilang interest (tak tertarik lagi), trauma, sudah enggak mau. (Sekarang) lokal aja. Lokal tapi rasa bule," kata Boris.
Mendengar jawaban Boris, Maria Vania pun mengaku tidak memilih-milih lawan mainnya. Mau lokal atau bule, yang penting "senjatanya" harus sekeras kayu atau linggis.
Baca Juga: GroupM Indonesia Diakui sebagai Google Marketing Platform DV360 Certified Partner
"Gue sih kayu, linggis malah," katanya.
Boris Bokir dan Maria Vania juga kembali terlibat obrolan panas. Hal itu berawal ketika Vania curhat saat diajak pacarnya untuk menonton konser.
Jika diajak pacar nonton konser yang kemungkinan bakal ramai atau bising, Maria Vania mungkin akan langsung menawarkan opsi lain.
"Sayang aku punya sesuatu yang lebih indah dari konser," ujar Maria Vania dikutip dari kanal YouTube KUY Entertainment, yang diunggah beberapa waktu lalu.
Boris Bokir, yang langsung paham bahwa tawaran Maria Vania adalah hubungan intim, tentu saja langsung terkekeh.
"Dijambak, ditampar?" tanya Boris tiba-tiba, namun tak membuat perempuan seksi kelahiran 16 April 1991 itu lengah.
Berita Terkait
-
Kiki Amalia Ingin Cepat Punya Anak, Dokter Boyke Sebut Missionary Posisi Seks Terbaik, Apa Alasannya?
-
6 Penyebab Mual setelah Bercinta, Apakah Artinya Hamil?
-
Gara-Gara Rajin Perawatan Kecantikan Maria Vania Dijauhi Laki-Laki
-
Bangun Tidur Langsung Begituan, Ini Dia Manfaat Bercinta di Pagi Hari: Bikin Percaya Diri Hingga Mood Meningkat
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK