Kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Yosua masih berlanjut di persidangan. Kini muncul narasi jika Ferdy Sambo dalang di balik tragedi berdarah kasus Yosua itu mengamuk karena hendak divonis gantung.
Adalah akun Youtube bernama Tanpa Batas yang mengunggah video Ferdy Sambo dengan narasi mengamuk histeris saat dieksekusi di persidangan. Video yang diunggah pada 18 Januari 2023 itu berjudul: "DETIK2 FERDY SAMBO TERIAK NGAMUK2 SAAT DIS3RET UNTUK DI EKSEKUSI”.
Selain itu, akun Youtube itu juga menyertakan narasi di thumbnail bertuliskan: "DIVONIS GANTUNG HARI INI, FERDY SAMBO TERIAK NGAMUK2 SAAT DIBS3RET UNTUK DI EKSEKUSI".
Lalu apakah video Sambo dengan narasi mengamuk jelang dieksekusi itu benar atau hoaks belaka? Berikut fakta yang dihimpun:
PENJELASAN
Dikutip pada Minggu (29/1), berdasar hasil pemantauan TurnBackHoax -- jaringan Suara.com, narasi yang menyebutkan Ferdy Sambo mengamuk teriak-teriak jelang eksekusi adalah tidak benar.
Video tersebut tidak memberikan bukti bahwa benar adanya kalau Ferdy Sambo berteriak-teriak dan mengamuk saat akan dieksekusi.
Nyatanya video itu justru hanya memberikan informasi mengenai Ferdy Sambo yang mendapatkan tuntutan hukuman penjara seumur hidup.
Lalu sisa isi videonya hanya menceritakan kembali kronologi kasus penembakan Brigadir J.
Baca Juga: 4 Gejala Xenophobia, Kondisi Psikologis Takut pada Orang Asing!
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, unggahan tersebut merupakan informasi yang salah.
Faktanya dalam isi video itu tidak terlihat adanya bukti jika Ferdy Sambo mengamuk saat diseret untuk eksekusi. Video tersebut masuk dalam kategori konten menyesatkan.
Tag
Berita Terkait
-
Bharada E Dituntut 12 Tahun Padahal Berstatus JC, LPSK: Lonceng Kematian bagi Hukum Pidana Modern
-
Masa Penahanan Bakal Habis 6 Februari Nanti, Sambo Cs Bakal Dibebaskan?
-
Terancam 1 Tahun Penjara, Apa Peran AKBP Arif Rachman di Kasus Sambogate?
-
'Dosa-dosa' Hendra Kurniawan yang Diganjar Tuntutan 3 Tahun Penjara
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas