Eks politisi Partai Demokrat, Angelina Sondakh blak-blakan mengaku sangat membenci Novel Baswedan dan Bambang Widjojanto (BW), lantaran dirinya sempat dihukum penjara atas kasus korupsi. Pernyataan itu disampaikan Angelina langsung di hadapan Novel dan Bambang lantaran kedua tokoh itu sempat menjadi penyidik dan pimpinan di KPK saat Angelina Sondakh menjalani hukuman.
Gegara terjerat kasus korupsi, wanita yang akrab disapa Angie itu ternyata mencatat orang-orang yang dibencinya itu, termasuk Novel dan BW. Orang-orang yang dibenci itu diceritakan Angie dalam podcast yang ditayangkan di akun Youtube, @NovelBaswedanOfficial, belum lama ini.
Meski demikian, Angie mengaku kebencian itu malah membuat dirinya bisa mengenal Allah SWT. Angelina diketahui pernah divonis 12 tahun atas kasus korupsi pembangunan wisma atlet Kemenpora dan Kemendiknas pada 2013 silam.
"Ini aku jujur banget lho sekarang. Aku benci banget pak Novel sama pak Bambang, hukum aku 12 tahun. Itu bener-bener ya, itu aku bener-bener kenal sama Allah SWT," kata Angie.
Mantan istri mendiang Adji Massaid itu pun mengaku banyak mendapat pelajaran berharga setelah meringkuk belasan tahun di penjara. Jeratan hukuman yang diterimanya itu pun membuatnya bisa lebih mendalami ajaran-ajaran Islam.
"Ya namanya manusia, ketika aku merasa, Ya Allah kok aku ingin mengatakan sebenarnya, tapi ruangnya gak ada. Ternyata enakkan sama Allah gitu, aku cuma modal sajadah, air wudu dan mukena. Kalau cerita apa aja kan aku gak ada judgment-judgment yang aku rasakan gitu. Aku sangat nyaman menemukan Nur atau cahaya, aku bisa menjadi Angelina Sondakh apa adanya. Gak perlu aku buktikan aku salah, gak perlu aku buktikan, aku salah. Semua jawaban ada di dalam Alquran," kata Angelina.
"Jawaban yang aku temui, mungkin akun harus mengenal Allah lewat jalan bapak-bapak kan (Novel dan BW). Kalau sekarang sih gak ada lagi perasaan-persatuan tersebut (benci) gitu," sambungnya.
Dia pun menceritakan saat dirinya di titik paling terpuruk setelah mendapat vonis tinggi, yakni 12 tahun penjara. Yang paling membuatnya sedih atas hukuman penjara itu, Angie memikirkan masa depan anaknya.
Namun, setelah mendapat hidayah atas proses hukuman yang dijalaninya itu, kebenciannya terhadap orang-orang yang sempat membuatnya terkurung di penjara itu sudah hilang.
Baca Juga: Rizky Billar Mau Pindah Negara jika Gagal Gol saat Adu Penalti, Netizen Malah Bersyukur
"Nah jadi pada titik itu, aku menulis lho nama-nama, kok sebegininya sih, semuanya aku tulis. Ternyata perjalanan orang untuk menemukan Allah itu kan bisa dari orang-orang yang awalnya kita benci. Karena yang pahit itu gak selalu pahit. Apalagi hukuman almarhum Artidjo 12 tahun. Aku bener-bener syoklah.
Yang terlebih mendalam itu karena aku melihat anakku, anakku gak ada yang jaga, ke siapa lagi, aku menitipkan," katanya.
Berita Terkait
-
Banjir Keringat di KPK, Curhat Angelina Sondakh Pasrah saat Berhadapan dengan Novel Baswedan di Ruang Pemeriksaan
-
Ngeri-ngeri Sedap! Angelina Sondakh Ungkit Lagi soal Hukuman Kasusnya di KPK, Novel Baswedan dan BW Auto Ngakak
-
Cekcok Panas Novel Baswedan vs Firli Bahuri Soal Harun Masiku, Mustahil Ketemu?
-
Sebut IPK Anjlok Gegara Revisi UU KPK, Novel Baswedan: Ke Mana Tuh Anggota Legislatif Pendukung Firli Cs?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring