"Saya belum puas, saya coba mengejar mewakili orang-orang yang bersebrangan dengan pemikiran anda. Anda akhirnya terkesan memang bernafsu ikut campur Irjen itu dan mempersalahkan Irjen Ferdy Sambo ya. Ini belum terlalu jauh dari proses pengadilan ya. Artinya, data, fakta belum terungkap secara utuh. Tapi anda sudah mengkritis DPR. Anda menuduh DPR diam saja dalam kasus sebesar ini, apa urusannya Anda ngajak DPR untuk ikut cawe-cawe untuk urusan hukum ini," kata Andi Noya.
Menjawab hal itu, Mahfud Md justru menganggap cara berpikir Andi Noya terbalik menyingkapi ucapanya yang mengkritik DPR soal kasus Sambo.
"Itu juga anda terbalik cara berpikirnya. Ketika saya ngomong ya. Lalu ada orang DPR bilang, "Itu kenapa Menkopolhukam jadi komentator bukan menteri koordinator". Lalu saya balik, selama ini dpr juga sering ngomong yang kayak gini, kenapa kok urusan kasus Sambo diem. Dalam hal apa pun juga ngomong, teriak, gitu-gitu. Kok yang ini diam, padahal ini serius. Jadi kenapa DPRnya itu diam terhadap kasus Sambo?" katanya.
Andi Noya pun sempat menjelaskan jika Komisi III DPR sempat angkat bicara soal kasus Sambo setelah mendapat kritikan dari Mahfud MD.
"Ya tidak apa-apa bilang kayak gitu, memang tugasnya DPR. Bicara kayak gitu, tetapi kalau anda hitung secara kuantitatif, betapa DPR itu ngomong dalam segala hal tiap hari, tapi dalam kasus Sambo, tidak," kata Mahfud.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Promo Minuman dan Camilan Indomaret Mei 2026 Cocok Temani Libur Panjang Bersama Keluarga
-
Long Weekend Mei 2026 Dimulai, Alfamart Tebar Diskon hingga 60 Persen Sampo, Sabun sampai Susu Anak
-
Mumpung Ringgit Lagi Turun? Ini 6 Tips Belanja Barang Branded Malaysia via Entikong
-
Gubernur Banten: RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI yang Sedang Dinonaktifkan
-
Lagi Viral di Jakarta, Workshop Keramik dan Melukis Ini Ramai Diburu Saat Long Weekend
-
Ada Hak Khusus? Forum Mahasiswa Indonesia Cium Kejanggalan Tuntutan Kasus Julia Tobing
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Siap-Siap! Bekasi Bakal Punya Pusat Lifestyle Baru dengan Vibes Alfresco yang Estetik
-
Jaro Ade Ingatkan Dampak Serius Hentikan Tambang: Harga Material Bisa Melonjak 50 Persen
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Mei 2026, 7 Merchant Kuliner di Palembang Ini Kasih Diskon Makan