Mario Dandy Satriyo (20), anak pejabat pajak yang menganiya remaja bernama David (17) masi menjadi sorotan di jagat media sosial. Setelah tertangkap polisi dan ditahan atas kasus penganiayaan, warganet pun berupaya menguliti sosok Mario Dandy yang kerap pamer harta bapaknya.
Baru-baru ini, beredar hasil tangkapan layar soal transkrip nilai yang diyakini adalah milik Mario Dandy selama menjadi mahasiswa. Diketahui, Mario Dandy telah dikeluarkan sebagai mahasiswa di Universitas Prasetiya Mulya setelah kasusnya ramai disorot masyarakat.
Gara-gara dapat nilai jeblok, anak Rafael Alun Trisambodo itu pernah mendapatkan surat peringatan dari pihak kampusnya. Diketahui indeks prestasi kumulatif alias IPK Mario Dandy saat menjadi mahasiswa sangat kecil, yakni 1.
Akun @theIawless di media sosial Twitter, pada Sabtu (25/2/2023), mengunggah sebuah surat yang diyakini dari Universitas Prasetiya Mulya, dan ditujukan untuk orang tua Mario yakni Rafael Alun Triasambodo, yang merupakan pejabat pajak.
"Surat peringatan ini dikeluarkan sebagai pemberitahuan kepada orang tua mahasiswa yang mendapat nilai IPS (Indeks Prestasi Semester) kurang dari 2.25" tulis pernyataan dalam surat tersebut.
"IPS Mario Dandy Satriyo di semester 2022-I adalah sebesar 1.03 dengan IPK 1.03" tulis keterangan dari surat tersebut lagi.
Akibat fakta tersebut, banyak yang semakin menghujat Mario.
"Gue yang sibuk lawyering, tennis, sambil kuliah aja masih bisa dapet IPS 3,8 loh. Dandy yang 20 tahun dikasih fasilitas Harley sama Rubicon IPK 1,03. Mohon maaf, dongo banget" tulis akun @thelawless,
Diretweet lebih dari 2ribu kali, netizen pun beramai-ramai memberikan tanggapan dan cemoohan kepada Mario.
Baca Juga: Mulai Jalani Hukuman di Lapas Salemba, Bharada E Diberikan Ruangan Khusus
"Padahal dengan uang yang gak perlu mikir lagi dia bisa bayar tutor buat bantuin belajar. Sungguh privilege yang disia-siakan." ujar salah satu warganet,
"Gaya selangit, otak sempit." sindir warganet lainnya,
"Gue yang kuliah nyambi kerja shift2an dipabrik . Tidur 3jam/hari ga sedongo ini lho" komentar akun lain.
(Sumber: Sukabumi.suara.com)
Berita Terkait
-
Mario Dandy Satriyo Pernah Ditegur Warga Kampung di Jogja Akibat Ngebut dan Pakai Knalpot Brong
-
Pengunduran Diri Rafael Alun Kemungkinan Ditolak Kemenkeu
-
Kemenkeu Belum Terima Surat Pengunduran Diri Resmi Rafael Alun Trisambodo
-
Menilik Aset Rumah Mewah Rafael di Jogja, Jarang Ditempati Hanya untuk Transit dan Liburan
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
LDR 3 Tahun Berakhir Bahagia, Artis Sugesta Handayani Resmi Menikah Renando Harahap
-
Daredevil: Born Again Season 2, Perpaduan Sempurna Aksi dan Cerita Politik!
-
Status Kim Soo Hyun Terbukti Bersih, Mengapa Netizen Masih Ogah Percaya?
-
Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin
-
Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025
-
12 Urutan Zodiak yang Paling Pelit dan Tak Suka Berbagi
-
Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas
-
Inul Daratista Kurban 10 Sapi Jumbo di Idul Adha 2026, Berdoa Agar Rezeki Makin Lancar
-
Video Remaja Hirup Lem di Ampera Viral, Mengapa Anak-anak Kini Mudah Terpapar Zat Adiktif?
-
Krisis Air, Petugas Damkar Mojokerto Terpaksa 'Impor' Air dari Pacet demi Padamkan Pabrik Ban