Richard Eliezer alias Bharada E, narapidana kasus pembunuhan Brigadir J alias Yosua ternyata batal dieksekusi di Lapas Salemba, Jakarta Pusat. Lantaran alasan keamanan, Richard Eliezer akhirnya tetap berada di Rutan Bareskrim Polri dan mendapat pengawasan 24 nonstop.
Pernyataan itu diungkapkan oleh Wakil Ketua LPSK, Susilaningtyas.
Dia pun memastikan jika Ricard bakal dijaga ketat setelah batal dieksekusi di Lapas Salemba.
"Tiap hari kami lindungi selama 24 jam," kata Susi kepada wartawan, Selasa (28/2/2023).
Susi menjelaskan alasan LPSK merekomendasikan Richard untuk kembali ditahan di Rutan Bareskrim Polri juga karena alasan keamanan. Walau, kata dia, belum ada ancaman kepada Richard.
"Bisa saja ada yang dendam," katanya.
Diketahui, Richard Eliezer sempat dipindahkan dari Rutan Bareskrim Polri ke Lapas Salemba, Senin kemarin.
Pemindahan itu setelah putusan hakim atas vonis 1,5 tahun penjara yang dijatuhkan kepada Richard Eliezer telah berkekuatan hukum tetap alias inkrah.
Richard hanya beberapa jam saja di Lapas Salemba hingga akhirnya dikembalikan lagi ke rutan Bareskrim. Alasan penahanan Richard Eliezer kembali dipindahkan karena permintaan LPSK.
Baca Juga: Tips Memilih Kulkas dengan Kapasitas yang Besar
Meski kembali ke rutan Bareskrim, status Richard Eliezer tetap sebagai warga binaan Lapas Kelas 2A Salemba.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga