Jagat media sosial dihebohkan dengan video insiden jatuhnya petugas yang mengawal rombongan mobil Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan di daerah. Petugas pengawalan itu terjungkal saat melewati jalan rusak dan becek dengan menggunakan motor gede alias moge.
Dilihat pada Senin (13/3) dalam video yang diunggah ulang akun Instagram @fakta.indo, disebutkan jika insiden jatuhnya petugas pengawalan itu terjadi saat Presiden Jokowi berkunjung ke Blora, Jawa Tengah, Jumat (10/3) lalu.
Berdasar narasi dalam unggahan video itu, panita acara diduga sengaja mengarahkan rombongan Presiden Jokowi melewati jalan rusak parah. Disebutkan juga jika pemeritah setempat sempat memperbaiki ruas jalan lain guna menyambut kedatangan Presiden Jokowi.
"Namun ternyata panitia mempunyai rencana lain dengan mengarahkan rombongan Presiden ke jalan lain yang rusak parah," demikian keterangan dalam video itu.
Insiden terjatuhnya petugas pengawal rombongan Presiden di jalan rusak itu menjadi sorotan publik. Bahkan, banyak warganet yang memuji panitia acara yang diduga sengaja memilih jalan rusak yang akan dilewati rombongan kepala negara. Selain itu, ada juga warganet yang melempar sindiran telak akibat video pengawal Jokowi yang jatuh akibat jalan rusak.
"Ayo bayar pajak biar jalan nya di perbaiki,kata ibuk itu," sindir akun @su**********.
"Panitia, you are the real MVP!" tulis akun @ru******.
"Pengaduan yang lugas dan berani. Saluut," kata akun @ba********.
"Keren ga mendadak di aspal jalannya. Real gak kaya di sini, dateng presiden, pasarnya dibersihin, jalan nya di aspal," timpal akun @de****.
Baca Juga: Dua Oknum Tentara Diduga Terlibat Perampokan di Gerai ATM Pekanbaru
"Keren banget panitianya," salut akun @ba******.
Berita Terkait
-
Sinyal Mesra KIB-KIR Bakal Melebur dalam Koalisi Besar, Pengamat Sebut karena Sama-sama Ingin Ada 'Jokowi Baru'
-
Tiba di Bali, Ini Sederet Daftar Kunjungan Kerja Jokowi dan Iriana
-
Hati-hati Pak Jokowi, Ada Peluang Besar Jadi The Next Muhyiddin Malaysia Setelah Lengser
-
Prabowo Dinilai Layak Jadi Presiden, Hashim: Program Pak Jokowi 99 Persen Programnya Pak Prabowo
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Saksikan Gelaran Perdana: Kejuaraan Berkuda IHR Piala Raja Mangkunegaran, Kings Cup Series
-
Ringan dan Terjangkau! 5 Moisturizer Ini Cocok untuk Semua Jenis Kulit Remaja
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Imigrasi Sumut Kedepankan Pencegahan TPPO dan Pengawasan Orang Asing
-
Persib Tak Pernah Kalah dari Persija Selama 3 Tahun, Bojan Hodak Pede Menang di Samarinda
-
Ammar Zoni Gandeng Pengacara Baru, Siap Ajukan PK atas Vonis 7 Tahun
-
Bukan Minimarket Biasa: Rahasia Mematikan dalam A Shop for Killers
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Menjaga Sungai dari Hulu ke Hilir: Cerita Pusur Institute Ajak Anak Muda Rawat DAS Pusur di Klaten
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?