Buntut bikin konten jajal kriuk babi, seleb TikTok Lina Mukherjee akhirnya dipolisikan. Pelapor kasus Lina itu adalah seorang Ustaz bernama M Syarif Hidayat.
Pelaporan itu disampaikan Ustaz M Syarif Hidayat di Polda Sumatra Selatan, Rabu (15/3) lalu. Dalam laporannya, Lina Mukherjee dituding telah melakukan penistaan agama terkait videonya saat memakan babi.
Terkait hal itu, Lina Mukherjee tetap santai walaupun telah dilaporkan seorang ustaz gegara dituding menistakan agama lewat aksinya menjajal kriuk babi yang belakangan sempat viral itu.
Wanita yang memiliki nama asli Lina Lutvia itu mengaku siap menghadapi soal pelaporan itu. Pernyataan Lina soal dirinya dilaporkan ustaz tampak dari percakapan dengan warganet melalui DM.
"Hadapi saja, cari pengacara yang netral. Karena kalau sudah penistaan begini, yang dihadapi bukan lagi hukum tapi juga masyarakat," kata seorang warganet dalam pesan yang diunggah Lina Mukherjee di Instagram Story seperti dikutip dari Suara.com, Jumat (17/3).
Lina Mukherjee lantas memberikan jawaban singkat. Ia meminta warganet tersebut untuk menunggu sikap apa yang bakal dilakukannya.
"Kita lihat ntar ya kakak. Waktu yang akan menjawab," ujar Lina Mukherjee.
Dalam postingannya itu pula, Lina Mukherjee berusaha tegar. Sebab memang masalah ini bermula darinya.
"Hadapi aja, kan aku yang berbuat. Aku setiap hari dilaporin ke polisi, aku fans sama polisi, nggak apa-apa," katanya.
Baca Juga: Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris Jamaah Islamiyah di Sulawesi Tengah
Pelaporan di polisi itu berawal setelah beredar video Lina Mukherjee sedang pamer menjajal kriuk babi.
Lina mengaku penasaran dengan rasa dari makanan yang diharamkan dalam Islam tersebut.
"Bismillah, eh, lupa. Guys, hari ini kayaknya aku dipecat dari kartu keluarga karena aku penasaran banget sama yang namanya kriuk babi ya," kata Lina Mukherjee dalam video yang diunggah Kamis, 9 Maret 2023.
Ia menambahkan, "Jadi hari ini rukun iman udah aku langgar hahaha udah pasti nih kartu keluargaku dicabut."
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Buntut Bikin Konten Makan Kulit Babi, Lina Mukherjee Dilaporkan Atas Dugaan Penistaan Agama
-
Imbas Pamer Makan Babi, Lina Mukherjee Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Kasus Penistaan Agama
-
Deretan Kontroversi Selebgram Lina Mukherjee Setelah Makan Babi, Cari Sensasi?
-
Gus Miftah Skakmat Lina Mukherjee Makan Kulit Babi Demi Konten: Urusan Pribadimu Enggak Usah Diposting
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Inflasi Sumsel Menurun, Tekanan Harga Masih Mengalir di Sektor Konsumsi
-
Enam Kali Beraksi di Magetan, Petualangan Maling Motor Asal Sidoarjo Berakhir di Tangan Polisi
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Tumbangkan Jakarta Electric PLN 3-0
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Ikuti Jejak Bhayangkara, Selangkah Lagi Juara Putaran Pertama
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Bukan Sekadar Hobi, Menggambar Diusulkan Jadi Gerakan Nasional: Mei Dipilih Jadi Momennya
-
Hasil BRI Super League: Brace Ramon Tanque Bawa Persib Kalahkan Semen Padang