Nikita Mirzani tampaknya merasa puas dengan peristiwa teror yang menimpa Nindy Ayunda. Massa yang disebut berseragam anggota TNI mengepung rumah Nindy Ayunda dengan alasan mencari-cari Dito Mahendra.
Lewat unggahan di Instagram Story-nya, Kamis kemarin, Nikita Mirzani pun meledek Nindy Ayunda soal bagaimana perasaannya setelah mengalami teror.
"Eh Nindy Ayunda, si muka kotak, gimana rasanya diteror, hah?" kata Nikita Mirzani seperti dikutip dari Suara.com, Jumat (7/4).
Dengan penuh emosi, Nikita Mirzani pun bercerita peristiwa yang pernah dialami setelah berurusan dengan Dito Mahendra. Nikita Mirzani diketahui pernah disatroni anggota kepolisian setelah dilaporkan kasus pencemaran nama baik oleh Dito Mahendra.
"Lo suruh kacung-kacung laki lo, si Dito Mahendra tukang penipu, yang cuma dibayar Rp1,5 sampai Rp3 juta buat neror rumah gue, coret-coret rumah gue, teror teman-teman gue, kakak gue, Kak Fitri. Sekarang lo rasain, rasain lo diteror langsung sama anggota (TNI)," curhat Nikita Mirzani.
"Gimana rasanya digerebek? Kayak Serang Kota gerebek rumah gue. Kalau Serang mah Polres, kecil itu mah receh. Lo bayangin tuh TNI, syukur-syukur pala lo enggak dijedotin ke tembok. Ketemu sama gue, jangan harap lepas lo," ucap Nikita Mirzani dengan nada geram.
Nikita Mirzani juga mempertanyakan aksi Nindy Ayunda yang mengadukan soal itu ke Puspom TNI dan meminta perlindungan LPSK.
"Nindy Ayunda, ngapain lo ke Mabes? Sebagai istri sirinya Dito Mahendra? Sudah ngaku lo sekarang istri sirinya. Gila," katanya.
Diteror Oknum TNI
Baca Juga: Awali Musim MotoGP 2023 dengan Gemilang, Alex Marquez: Saya Tidak Menyangka
Sebelumnya, Nindy Ayunda mengaku jika rumahnya pernah disatroni puluhan orang berseragam TNI pada 2 April 2023 lalu. Massa mengepung hingga menerobos masuk ke rumah Nindy lantaran mencari-cari Dito Mahendra. Atas kejadian teror yang menimpanya, Nindy Ayunda mendatangi LPSK untuk bisa mendapatkan perlindungan.
Tak hanya itu, Nindy Ayunda juga mengadukan teror yang ia alami ke Puspom TNI karena ada dugaan keterlibatan oknum tentara saat kejadian.
Sementara Dito sendiri terlibat kasus dugaan korupsi dan pencucian uang mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurrachman. Namun yang mengejutkan, ketika menggeledah rumah Dito, KPK menemukan 15 senjata api. Kekinian kasus kepemilikan senpi itu sedang diusut oleh Bareskrim Polri.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Senjata Api Dito Mahendra Bukan Milik Kodam Diponegoro, Polri akan Jemput Paksa Usai Dua Kali Mangkir
-
8 Fakta Rumah Nindy Ayunda DIkepung Puluhan Oknum TNI, Ngadu ke Puspom TNI sampai Minta Dilindungi LPSK
-
Rumah Nindy Ayunda Digeruduk Oknum TNI, Nikita Mirzani Meledek: Gimana Rasanya Diteror?
-
Nindy Ayunda Diteror Oknum TNI, Benarkah Ada Kaitannya dengan Kasus Dito Mahendra?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026