Di tengah proses perceraiannya dengan Inara Rusli yang masih berlangsung di pengadilan agama, Virgoun kini dituding melakukan KDRT kepada anaknya. Salah satunya buktinya adalah kunci borgol yang disebut dipakai Virgoun untuk menghukum anaknya.
Soal tudingan kekerasan terhadap anak itu diungkapkan pengacara, Inara Rusli, Arjana Bagaskara.
"Kunci itu menunjukkan suatu barang yang harus dibuka dengan kunci. Iya (terkait dengan kekerasan anak), kan alasan kami (membawa ke pengadilan) untuk bisa membuktikan nih siapa yang paling berhak (mendapatkan hak asuh anak), ibu atau ayahnya," katanya dalam akun YouTube Intens Investigasi dikutip dari Rumpita.suara.com--jaringan Suara.com.
Arjana Bagaskara berdalih dugaan kekerasan terhadap anak yang dilakukan Virgoun tak bisa diumbar ke publik karena dianggap terlalu sadis.
"Kalau ngomong di publik terlalu ngeri ya," klaimnya.
Terkait ucapan dari pengacaranya, Inara Rusli pun mengakui jika soal kekerasan yang diduga dilakukan Virgoun kepada ketiga anaknya.
Akan tetapi, Inara Rusli menganggap sikap keras Virgoun itu diberlakukan agar anak-anaknya bisa belajar disiplin
"Namanya orang tua bukan malaikat, mungkin ada tempo-tempo orang lagi down, lagi khilaf, ya aku sih mahfumin aja. Iya refleks (main tangan)," kata Inara, dikutip dari kanal YouTube Cumicumi.
Dia juga menganggap sikap keras Virgoun juga masih wajar. Inara Rusli mengaku bersikap kompak dengan Virgoun dalam hal mendidik ketiga anaknya.
"(Virgoun) tegas ke anak, (tapi) kita kompak, maksudnya satunya negur anak ya (semua) negur anak. Jangan sampai ada salah satu (yang berbeda), yang satu negur, yang satu ngebelain, nanti gede kepala anaknya," imbuh Inara.
"Enggak sih, masih dalam batas wajar lah. Kalau ada khilaf-khilaf ya namanya juga manusia," lanjutnya.
Diketahui, sidang cerai antara Virgoun dan Inara Rusli masih berlanjut di PN Jakarta Barat. Kekinian, Inara Rusli sedang berjuang untuk bisa mendapatkan hak asuh ketiga anaknya.
(Sumber: Rumpita.suara.com)
Berita Terkait
-
Ogah Pusing Dicibir Haters Bakal Segera Lepas Hijab, Balasan Inara Rusli Justru Bikin Ketawa Ngakak!
-
Curhat Doyan Ajeb-ajeb hingga Dijuluki Suhu Anak-anak Dugem, Inara Rusli: Udah Kenyang
-
Nathalie Holscher Buka Hijab, Inara Rusli: Aku Takut Tergoda
-
Kaget Lihat Isi Chat Sadis Virgoun, Pengacara Inara Rusli Murka: Kalau Anak Saya Begitu, Pasti Saya Tumbukin!
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Diperiksa 8 Jam, Diperlihatkan Penyidik Potongan Mens Rea Hasil Bajakan
-
Viral Aksi Heroik Polisi Baru Sembuh Stroke Selamatkan Pria Lansia dari Gigitan Pitbull
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
-
Menghempas Energi Buruk di Buku Memaafkan yang Tak Termaafkan
-
Bocoran Konser KOMA: Mahalini Siapkan 6 Kostum Megah dan Kejutan Spesial di Hari Valentine
-
Polytron Hadirkan Subsidi Hingga Rp7 Juta dan Charger Portable di IIMS 2026
-
Apakah Sepatu Running Bisa untuk Badminton? ini 5 Rekomendasi Sepatu Bulutangkis yang Nyaman
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama