Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menantang putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep untuk melakukan push-up. Lantaran tantangan yang diberikan Prabowo terlalu enteng, Kaesang pun mengaku sanggup push-up dengan satu tangan.
Prabowo awalnya mengetes kekuatan fisik adik Gibran Rakabuming Raka itu dengan ditantang untuk push-up. Tantangan itu diberikan Prabowo saat hadir dalam podcast yang ditayangkan lewat channel Youtube milik Kaesang, baru baru ini.
"Push up kuat juga?" tanya Prabowo ke Kaesang.
Mendengar tantangan itu, suami Erin Gudono pun langsung ambil posisi sikap untuk melakukan push-up di lantai.
"Saya kuat pak kalo cuma push-up," kata Kaesang sesumbar di depan Prabowo.
Saking dianggap enteng, Kaesang mengaku sanggup push-up dengan satu tangan. Namun, dia menantang balik apakah dirinya bisa diberikan pangkat Letkol oleh Prabowo jika tantangan push up satu tangan itu dilakukannya.
"Saya kalau bisa satu tangan, boleh langsung jadi Letkol gak pak? tanya Kaesang kepada Prabowo.
Mendengar hal itu, Kiky Saputri selaku host podcast itu pun penasaran dengan klaim Kaesang yang bisa push-up dengan menggunakan satu tangan.
"Satu tangan bisa mas Kaesang?" tanya Kiky penasaran.
Akan tetapi, Kaesang ternyata hanya berguyon. Dia mengaku kini tak lagi sanggup untuk melakukan push up dengan satu tangan.
Baca Juga: Kaesang Push-up di Depan Prabowo, Kiky Saputri: Halo Pak Jokowi, Pak Prabowo yang Minta
"Lho bisa. Tapi jaman dulu ya. Sekarang perutnya sudah tidak bisa mbak," katanya berguyon.
Prabowo pun terlihat tepuk tangan setelah melihat Kaesang bisa melakukan push up dengan baik.
"Kalau push-up aja bisa pak, enteng buat saya," ujar Kaesang sesumbar.
Setelah itu, Kiky pun mendadak terlihat menerima telepon. Lagi-lagi, Kiky Saputri berguyon dan berpura-pura menerima telepon dari Presiden Jokowi. Kali ini, guyonan itu ditujukan Kiki kepada Prabowo.
"Sebentar, halo iya Pak Jokowi, Pak Prabowo yang minta," guyon Kiky yang bikin Kaesang dan Prabowo ikut tertawa.
Tak sampai di situ, Kiky Saputri pun berpura-pura jika pak Jokowi tak mempermasalahkan jika Kaesang diminta Prabowo untuk melakukan push-up.
Berita Terkait
-
Kaesang Push-up di Depan Prabowo, Kiky Saputri: Halo Pak Jokowi, Pak Prabowo yang Minta
-
BREAKING NEWS! Didukung jadi Presiden, SBY: Untuk Prabowo Saya Siap Turun Gunung
-
Sebut Kaesang Nekat jika Maju Cawalkot Depok, Farhat Abbas: Ngalahin Nyali Tommy Soeharto!
-
Bingung Ditanya soal Pisang Kaesang, Erina Gudono: Ini Pertanyaan Apa Ya?
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL