Bang Madun, pemilik warung makan Madun Oseng Nyak Kopsah meminta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno untuk turun tangan membantu menyelesaikan keributan yang terjadi antara sejumlah food vlogger karena review makanan di warung miliknya.
Bang Madun meminta agar Menteri Sandiaga bisa mempertemukan food vlogger Codeblue, Aa Juju dan Farida Nurhan serta dirinya agar bisa saling berdamai.
Permintaan disampaikan Bang Madun lewat unggahan video di akun TikTok @kubiler pada Kamis (28/9) kemarin.
“Bapak Sandi Uno tolong undang kami berempat, satu Farida Nurhan, kedua Codeblu, ketiga Aa Juju, keempat saya nih, Nyak Kopsah, titiknya di sini, rusuhnya disini, bukan rusuh sih yak, beritanya ada disini, saya nih,” ucap Bang Madun dalam video tersebut.
Ia juga menyebut, dirinya sudah meminta maaf dan juga sudah memaafkan ketiganya (Codeblu, Farida Nurhan dan Aa Juju) dikarenakan warung miliknya telah mengakibatkan kegaduhan lantaran review jujur.
“Nih saya udah minta maaf dan maafin semuanya anak saya (Codeblue, Farida Nurhan dan Aa Juju), udah udah jangan pada ribut nih bertiga, udah udah baba lu udah minta maaf nih, udah maafin lu semuanya, salahnya ada di gue semua, gue yang salah,” ucapnya.
Ia juga meminta netizen untuk tidak lagi membully ketiganya (Codeblu, Farida Nurhan dan Aa Juju).
“Farida Nurhan, Codeblu sama Aa juju jangan lu (netizen) bully, biar baba lu aja, orang tuanya (bang Madun) aja yang lu bully, gue udah kuat kok,” ucapnya lagi.
Seperti diketahui hal ini bermula saat Aa Juju melakukan review jujur di warung makan milik Bang Madun. Kemudian review jujur tersebut ditanggapi Bang Madun dengan marah-marah lantaran merasa tak terima.
Aksi Bang Madun tersebut lantas membuat sejumlah food vlogger lainnya malah penasaran dengan makanan di warung miliknya itu. Salah satunya adalah Codeblu yang juga datang untuk mere-view.
Dikenal dengan review jujurnya, Codeblu kemudian memberikan kritikan yang cukup pedas. Melihat hal tersebut, Farida Nurhan yang berniat pasang badan untuk bang Madun malah blunder dengan menyerang ranah pribadi Codeblu, dan menghina fisik Codeblu, sehingga akhirnya Codeblu melaporkan Farida Nurhan ke polisi.
Tag
Berita Terkait
-
Farida Nurhan Sedih Anak dan Cucunya Ikut Dibully, Netizen: Kemarin Ketawa Tepok-tepok Meja
-
Codeblu dan Bang Madun Akhirnya Berdamai, Farida Nurhan Diledek: Kasihan Deh Lo Gak Diajak
-
Tak Merasa Doxing Codeblu, Jawaban Farida Nurhan Malah Bikin Netizen Bingung: Ditanya Apa, Jawab Apa
-
Usai Ribut Review Makanan, Codeblu Akhirnya Salim Tangan Bang Madun: Gue Maafin Semuanya
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bukan Barang Mewah, Prilly Latuconsina Hadiahkan 270 Pohon Kopi untuk Omara Esteghlal
-
Gubernur Choco: Gempa Bumi M 7,4 Kolombia Sebabkan Kerusakan Signifikan
-
Ibu Asli Bali, Lahir di Malang, Pemain Ini Lebih Pilih Bela Timnas Belanda
-
Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan
-
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia Hingga Ekuador dan Panama
-
Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!
-
Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsung
-
Sidang dr Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Keterangan Doktif yang Tak Konsisten
-
BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik
-
Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global