Youtuber asal Israel, Geva Hadaya merasa kecewa dengan sikap mayoritas warga Indonesia yang justru menganggap negaranya jahat terhadap rakyat Palestina. Menurutnya, sentimen negatif tentang Israel karena warga Indonesia tak memahami betul-betul apa yang sebenarnya terjadi di negaranya itu.
Pernyataan itu disampaikan Geva Hadaya saat melakukan video conference bersama dua pria asal Indonesia. Geva Hadaya diketahui adalah seorang Youtuber yang kerap membuat konten tentang Israel dengan menggunakan bahasa Indonesia.
“Aku mulai lihat, memang mereka (warga Indonesia) selalu Israel begini, Israel jahat. Aku mengerti mengapa, aku mengerti alasannya, mereka ambil dari setengah cerita. Artinya mereka ini general cara pikiran penduduk Indonesia atas Israel," ujar Geva Hadaya dikutip dari akun TikTok @liber_999, Rabu (11/9).
Walau tak menampik soal konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina. Namun, Geva Hadaya tetap menganggap warga Indonesia tidak mendapatkan informasi yang utuh tentang Israel sehingga kerap muncul narasi yang cenderung menyudutkan negaranya.
“Aku tidak bilang Israel sempurna, betul ada konflik, ada politik di sini, tapi Israel bukan hanya tanah yang konflik,” katanya.
Dia pun membeberkan banyak yang luput dilihat warga Indonesia tentang bantuan kemanusiaan dari warga Israel kepada Palestina. Atas klaim itu, Geva Hadaya mempertanyakan informasi tentang Israel yang diterima warga Indonesia selalu hanya yang buruk-buruk saja.
“Israel jauh lebih beda dari apa yang mereka ceritakan di sana. Kenapa mereka tidak menceritakan yang baik juga, kenapa mereka tidak menceritakan juga Israel bantu Palestina, Israel kasih ke Gaza air, bantuan, makanan, uang. Kenapa mereka menceritakan yang jahat saja,” ucap Geva Hadaya.
Geva Hadaya mengklaim alasannya membikin konten karena ingin menyuguhkan infomasi tentang negaranya agar warga Indonesia bisa mengubah cara berpikir tentang Israel. Sebab, menurutnya, hingga kini tidak ada pihak yang bisa memberikan infomasi berimbang tentang negaranya itu.
“Belum ada orang, channel yang dilakukan untuk bantu berubah cara pikiran penduduk Indonesia atas Israel, dan memberikan kepada mereka Informasi yang benar, dan itu yang membuat saya membuat channel (Youtube) ini,” bebernya.
Diketahui, Pemerintah Israel resmi menyatakan perang dan terus menggempur kota-kota di Palestina untuk membalas serangan dari kelompok Hamas pada Sabtu (7/10) lalu. Akibat perang tersebut, korban jiwa dan luka-luka terus berjatuhan, termasuk warga sipil.
Dikutip Al Jazeera, 1.000 lebih orang dari pihak Israel dan 921 warga Palestina dilaporkan tewas serta ribuan lainnya luka-luka atas peperangan tersebut.
Berita Terkait
-
Usai Salam Yahudi, Viral Video Aktivis Pro Israel Pidato Pakai Baju Bintang Daud di Ponpes Al Zaytun: Panji Gumilang Nantang Nih?
-
Ungkit Kekejian Israel ke Palestina, Pastor Protes Aksi Bupati Anne Segel Gereja: Ini Namanya "Penjajah" Teriak "Penjajah!"
-
Rakyat Palestina Diserang saat Ibadah, Din Syamsuddin: Serangan Tentara Israel ke Masjid Al-Aqsa Sungguh Biadab dan Langgar HAM Berat!
-
Jadi Sasaran 'Tembak' Netizen Gegara Boikot Israel, Ganjar Pranowo: Kalau Mau Senangin Semua Orang, Jualan Es Krim Aja
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Pertamina Tambah Armada, Pasokan BBM di Medan Kembali Normal usai Antrean Panjang
-
Emiten PGEO Pasang Target Kapasitas PLTP Capai 1,8 GW pada 2034
-
Hyundai New CRETA Dilengkapi Drive Mode Adaptif untuk Berbagai Kondisi Berkendara
-
ICW Cium Gelagat Kasus Eks Jampidsus Bakal Berhenti di Tengah Jalan: Sulit Lacak Aktor Besar
-
Modus Judi Online Makin Canggih, Terbaru Lewat QRIS hingga E-Wallet
-
Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari
-
Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko
-
Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong