Suara.com - Aktris, model, dan presenter Olga Lydia (37) menyayangkan pemerintah Indonesia kembali membuka keran pengiriman Tenaga Kerja Indonesia ke Arab Saudi yang sempat dihentikan karena banyak kasus.
Salah satunya seorang ibu bernama Satinah yang akan akan menjalani hukuman pancung pada 3 April 2014 setelah divonis bersalah membunuh majikan perempuannya bernama Nura Al Garib.
"Pemerintah pernah menghentikan pengiriman TKI ke Arab. Tapi kenapa dibuka lagi?," kata Olga ditemui di kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Jakarta Pusat, Rabu (26/3/2014).
Menurut Olga, pemerintah semestinya belajar dari pengalaman sebelumnya. Jika karena pengiriman TKI dibuka lagi, kasus serupa bakal terus terulang. Sebelumnya, TKI bernama Ruyati telah menjalani hukuman pancung pada 18 Juni 2011.
"Saya rasa memang harus dihentikan. Kita nggak tahu, mungkin masih banyak teman-teman Satinah yang akan menyusul. Saya prihatin," ujar artis berwajah oriental ini.
Olga pun heran mengapa kasus yang dialami TKI acap kali terjadi di Arab. Dia menduga hal itu dikarenakan lemahnya sistem perlindungan buruh di sana.
"Tenaga kerja di Hongkong itu bahagia, mereka sering piknik ke Victoria Park. Sementara di Arab begitu banyak kasus," Olga membandingkan.
Satinah sendiri divonis bersalah telah membunuh sang majikan pada 2007. Sakinah mengaku terpaksa membunuh karena tak terima dituduh mencuri duit senilai 38 ribu real.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka
-
Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini
-
Rizky Billar Hasut Publik Report Akun Facebook Matamata.com Karena Dinilai Sebarkan HOAX
-
Pesta Timuran Jaksel Siap Digelar di CIBIS Park, Hadirkan 20 Musisi dan Ragam Kultur Indonesia Timur
-
Ruben Onsu dan Ivan Gunawan Pilih Tak Sekamar saat Umrah, Ini Alasannya