Suara.com - Grup band dedengkot thrash metal asal Jerman, Kreator menutup dengan sempurna ajang Hammersonic Festival 2014 di Lapangan D Senayan, Jakarta Pusat, Senin (28/4/2014) dini hari.
Penantian ribuan metalhead sejak pagi terbayar lewat aksi brutal Miland "Mille" Petrozza, Christian "Speesy" Giesler, Jürgen "Ventor" Reil , dan Sami Yli-Sirniö
Mengawali aksinya tepat pukul 01.00 WIB, Mille dan kawan-kawan memilih lagu Phantom Antichrist disusul From Flood into Fire sebagai pemanasan. Usia mereka yang hampir memasuki kepala 5 sama sekali tak mengurangi semangatnya untuk tetap tampil enerjik. Apalagi, suara growl Mile masih terdengar begitu gahar.
Di tengah lagu Coma of Souls, Mille sempat meminta para penonton kompak membuat lingkaran sebagai persiapan menuju lagu berikutnya; Endless Pain. Euforia pun pecah. Para metalhead semakin agresif ber-headbangs ria.
Penonton seolah tak diberi jeda bernafas untuk sekedar beristirahat. Lagu-lagu bertempo cepat Kreator yang berkumandang saat itu seperti Pleasure to Kill dan Hordes of Chaos selalu jadi makanan lezat untuk dinikmati.
"Apa yang kalian rasakan? Kalian menikmati musik kami? Satu hal yang penting, saya percaya musik bisa menyatukan budaya kita yang berbeda-beda. Nggak memandang politik dan nggak memandang agama," kata Mille disambut teriakan penonton saat menutup lagu Phobia.
Mille dan kawan-lawan malam itu menyanyikan lebih dari 10 lagu. Semuanya dicomot rata, mulai dari debut album mereka, Endless Pain (1985) sampai yang teranyar, Phantom Antichrist (2012). Flag of Hate dan Tormentor dipilih Kreator sebagai lagu perpisahannya dengan penonton.
Beberapa jam sebelumnya, penonton lebih dulu dipanaskan oleh penampilan band cadas mancanegara seperti Morbid Angel, Hatebreed, dan Bullet For My Valentine. Sementara dari lokal ada Koil, Siksa Kubur, Jasad, dan Burgerkill.
Hajatan promotor Revision Live yang sudah memasuki tahun ke-3 ini terbilang sukses dan lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya. Yang paling membedakan adalah semakin banyak stan kaos dan makanan yang didirikan penyelenggara di dalam area konser.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
LMKN Buka Suara Usai Dilaporkan ke KPK soal Dana Royalti Rp14 Miliar
-
Segera Tayang, Realita Gen Z Mengejar Mimpi dan Cinta Hadir di Web Series Yang Penting Ada Cinta
-
5 Adu Gaya Nikita Willy vs Aurelie Moeremans, Disorot karena Broken Strings
-
Klarifikasi Fajar Sadboy Soal Isu Riders Mobil Alphard hingga Karpet Macan Tutul
-
Demi Jadi 'Kembaran' Angga Yunanda, Dodit Mulyanto Minum Suplemen Peninggi Badan
-
Bukan Horor Biasa, Penunggu Rumah: Buto Ijo Hadirkan Ketegangan yang Ramah Anak dan Keluarga
-
4 Artis Ungkap Kisah Hidup Lewat Buku, Jauh Sebelum Aurelie Moeremans
-
Profil Becky Armstrong, Nanno Baru di Girl from Nowhere: The Reset
-
Keluar dari Zona Nyaman, Judika Jelajahi Nuansa Folk Lewat Lagu "Terpikat Pada Cinta"
-
Eksplorasi Tabu dan Misteri di Bercinta dengan Maut, Hadirkan Maxime Bouttier hingga Teuku Rassya