Suara.com - Enam muda-mudi Iran dihukum enam bulan penjara dan 91 cambukan setelah tampil di sebuah video sambil menari-nari mengikuti irama Happy, lagu yang dipopulerkan penyanyi Pharrell Williams.
Kelompok muda-mudi itu menjadi terkenal pada bulan Mei lalu setelah video yang mereka unggah ke Youtube menjadi terkenal dan ditonton lebih dari 150.000 kali. Namun, semua jadi masalah saat video tersebut dilihat oleh otoritas pemerintah Iran.
Video tersebut menampilkan tiga orang pemuda dan tiga pemudi tak berkerudung yang menari sambil lip sync mengikuti lagu berdurasi empat menit tersebut. Aksi tersebut mereka lakukan di sejumlah ruas jalan dan atap bangunan di Teheran, Iran.
Pihak berwajib lalu menangkap mereka atas tuduhan melanggar undang-undang ketat Iran yang melarang publikasi tari-tarian. Keenamnya pun muncul di televisi nasional dan dipaksa mengungkap penyesalan atas kelakuan mereka.
Republik Islam Iran mengutuk video tersebut dan menyebutnya sebagai "klip vulgar yang menodai kesucian masyarakat". Lewat sebuah persidangan yang digelar hari Rabu, keenamnya dihukum penjara enam bulan.
Hukuman yang diterima sutradara video lebih berat. Hukumannya diperpanjang menjadi satu tahun. Masing-masing anggota kelompok tersebut harus menerima hukum cambuk 91 kali.
Berikut video yang membuat keenam muda-mudi itu dicambuk dan dibui.
Kepada Telegraph, Siavash Taravati, saudara lelaki dari salah satu pemeran video tersebut mengatakan, pengakuan saudaranya dan para rekannya di video tersebut "sangat memalukan".
"Tindakan Badan Penyiaran Republik Islam Iran dalam mempertontonkan "pengakuan" saudari saya dan teman-temannya sangat memalukan," kata Siavash.
"Tampaknya mereka menangkap orang tanpa tuduhan apapun atau hak sipil untuk membela diri, lalu menginterogasi mereka dan memaksa mereka mengaku dan akhirnya menyiarkan pertunjukan mereka," lanjut Siavash.
Ternyata, hukuman tersebut menuai komentar pula dari Pharrell Williams, si penyanyi lagu Happy yang dipakai para muda-mudi Iran itu dalam videonya.
"Sungguh menyedihkan anak-anak ini ditangkap karena mencoba menyebarkan kebahagiaan," kata Pharrell melalui akun Twitter-nya. (Telegraph)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Kronologi Isu Perceraian Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian Mencuat, Berawal dari Konten TikTok
-
Suami Yulia Baltschun Akui Selingkuh, Bawa Selingkuhan ke Tempat Bulan Madu di Kyoto
-
Film Crocodile Tears Angkat Keluarga Toxic: Penuh Cinta Tapi Menyekap
-
Tamara Bleszynski Tepis Isu Tak Akur, Unggah Momen Hangat Bareng Teuku Rassya dan Istri
-
Sinopsis Microdrama Luka Sebelum Janji: Kisah Pengkhianatan Jelang Pernikahan, Tayang di VISION+
-
Sinopsis Azure Spring, Drakor Baru Sajikan Kisah Hangat Dua Penyelam di Desa Tepi Laut
-
Sicario: Day of the Soldado, Perang Kartel yang Tanpa Ampun, Malam Ini di Trans TV
-
Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah
-
Digempur Isu Cerai, Fairuz A Rafiq Akhirnya Beri Klarifikasi
-
Foto Seksi Jefri Nichol Jadi Sasaran Komentar Mesum Warganet Perempuan, Langsung Picu Kontroversi