Suara.com - Pemimpin besar Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menjalani operasi prostat pada Senin (8/9/2014) di sebuah rumah sakit pemerintah di Teheran. Kantor berita Iran, IRNA, melaporkan bahwa kini pemimpin berusia 75 tahun sudah memasuki masa pemulihan setelah operasi.
Sementara itu dalam tayangan televisi pemerintah Iran, Khamenei, yang menjadi pemimpin tertinggi di Iran sejak 1989 itu, mengatakan "tidak ada yang perlu dicemaskan" dari "operasi biasa" itu.
"Tidak perlu khawatir, tetapi ini tidak berarti mereka - rakyat - tidak perlu berdoa untuk saya," kata Khamenei sebelum menjalani operasi.
Khamenei adalah orang dekat mendiang Ayatollah Ruhollah Khomenei, pemimpin revolusi Islam Iran 1979 dan yang menjadi pemimpin besar Iran hingga wafat pada 1989.
Khamenei pernah menjabat sebagai presiden Iran selama delapan tahun sebelum menjadi pemimpin besar pada 1989. Selama menjabat, dia dikenal sangat menjaga sistem pemerintahan Islam Iran, yang diciptakan oleh pendahulunya.
Ia terus mempertahankan posisi Iran yang berseberangan dengan Amerika Serikat dan terkenal sangat mendukung program nuklir Iran, meski dikecam oleh Barat.
"Jika sebuah bangsa tidak kuat, maka para pemeras akan memerasnya, menghinanya, dan jika bisa, mereka akan menginjak-injaknya," kata Khamenei dalam pidato tahunannya Maret lalu, saat Iran merayakan Tahun Baru Persia, Nowruz.
"Jika sebuah bangsa tidak menjadi perkasa, maka ia akan dilecehkan oleh bangsa-bangsa lain," tegas dia. (Al Arabiya)
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen