Suara.com - Ketua Majlis (Parlemen) Iran, Ali Larijani, Sabtu (23/8/2014), waktu setempat menuding Israel membombardir Gaza dengan kekuatan destruktif sama dengan enam bom atom selama dua bulan terkahir.
Berpidato di Majelis Umum ke-17 Konferensi Parlemen Asia-Pasifik tentang Lingkungan dan Pembangunan (APPCED), Larijanji menjelaskan, selama periode itu Israel telah menjatuhkan berbagai jenis bom dan bahan peledak kepada warga Gaza yang tak berdaya dari udara, laut dan darat.
Majelis Umum APPCED Ke-17 dibuka di Teheran Sabtu dan akan berakhir pada Senin (25/8/2014), pekan depan.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi dan tantangan lingkungan yang dihadapi kawasan Asia dan Pasifik.
Dengan 46-anggota, APPCED mencari langkah-langkah bersama untuk mengatasi masalah lingkungan di Asia dan Pasifik.
"Sayangnya, semua kejahatan ini sedang dilakukan sementara forum internasional, terutama yang disebut pendukung hak asasi manusia tetap bersikap bungkam yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Larijani.
Sekitar 2.000 warga sipil kebanyakan anak-anak dan orang tua telah tewas dan banyak lagi terluka saat kerusakan berat juga dijatuhkan pada fasilitas-fasilitas perkotaan serta lingkungan Gaza.
Mengacu pada genosida yang sedang berlangsung di Gaza sebagai bencana kemanusiaan dan lingkungan, Larijani mendesak para anggota APPCED untuk menggunakan semua upaya mereka untuk untuk mengutuk dan mencegah kejahatan. (IRNA/Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat