Ribuan metalhead berbaju hitam merangsek masuk ke venue Lapangan D Senayan Jakarta tempat berlangsungnya konser band progresif rock atau progresif metal Dream Theater (DT) di Minggu (26/10/2014) tadi malam.
Mereka sangat antusias ingin menyaksikan John Myung (bas), John Petrucci (gitar), James LaBrie (vokal), dan Jordan Rudess (keyboard), dan Mike Mangini (drum) tampil untuk kedua kalinya di Jakarta. Sekitar pukul 20.00 WIB, para dewa pun akhirnya muncul dan langsung menggetarkan venue dengan intro False Awakening Suite dan bersambung ke lagu pembuka The Enemy Inside.
Berbeda dengan konser di MEIS Ancol pada 2012 lalu, kali ini mereka tampil di depan para metalhead Indonesia memboyong tur dunia Along for the Ride. Lagu terbaru yang mengisi album self titled terbitan 2013 mereka mainkan, yakni The Enemy Inside, The Shattered Fortress, On the Backs of Angels, The Looking Glass, Trial of Tears, Enigma Machine, Along for the Ride, dan Breaking All Illusions.
Selain itu, ada jeda 13 menit untuk masuk ke set kedua. Pada set kedua, mereka memilih lagu-lagu yang berada dalam album Awake yang diriis pada 4 Oktober 1994, yakni The Mirror, Lie, Lifting Shadows Off a Dream, Scarred, Space-Dye Vest, dan Illumination Theory.
Sukses menggeber itu semua, kemudian masuk encore, di mana mereka memainkan lagu yang mengisi album Metropolis Pt. 2: Scenes from a Memory yang rilis 26 Oktober 1999, yakni Verture 1928, Strange Déjà Vu, The Dance of Eternity, dan Finally Free.
Butuh tiga jam para dewa itu menyelesaikan setlist sebanyak 18 lagu hingga kaki terasa pegal di venue outdour beralaskan rumput yang kering akibat kemarau.Namun, walau pegal tak sedikit pun ingin meninggalkan venue karena selalu penasaran dengan permainan musik rumit yang dimainkan secara live.
Sungguh luar biasa melihat permainan kuintet ini. James LaBrie yang sudah berusia 51 tahun masih mampu hadirkan suara melengking. Lagu yang terdapat di album Awak dirilis 20 tahun lalu, dan Metropolis Pt. 2: Scenes from a Memory yang rilis pada 15 tahun lalu seperti tak ada bedanya. Hebat!
Jordan Rudess yang berusia 57 tahun juga masih perkasa dengan kecepatan jemarinya menekan tuts keyboard. Dewa yang satu ini seperti biasanya menampilkan mimik yang santai, namun ketangkasan jari-jarinya mampu menaklukkan nada sambil tersenyum kepada penonton. Gimmick-nya yang sering ia tampilkan adalah memutar-mutarkan arah ia bermain keyboard, dan kadang bermain dengan posisi keyboard miring karena penopangnya sudah dimodifikasi.
John Petrucci yang pernah bergabung dengan G3 bareng Steve Vai dan Joe Satriani juga menghadirkan permainan gitar tingkat dewa hingga ribuan penonton tersihir dan dibuat terpesona olehnya. Sementara John Myung jarang beranjak dari posisi berdirinya, Mike Mangini merangkai set drum yang langka dan ditunjang oleh permainan yang mampu bikin penonton ternganga.
Tak terasa tiga jam sudah dimainkan oleh kuintet itu. Dengan dukungan panggung cukup besar, tata lampu yang apik, sound system sebesar 12 ribu watt, hingga wajar penonton yang jumlahnya diperkirakan di atas 5 ribuan (klaim) bersedia membayar tiket Rp 750 ribu hingga Rp 1,25 juta.
Musik yang mereka ciptakan penuh dengan drama. Ada komposisi musik ceria, seram, lucu, bahkan menangis. Komposisi yang mereka buat bukan murahan. Lagi-lagi harus punya kemampuan tingkat dewa. Itu juga yang bikin musik DT tak pernah lekang oleh waktu, dan kehilangan penggemar. Malah, semakin banyak anak-anak muda yang doyan dengan musik rumit DT. Anak-anak muda pun banyak yang sadar jika mereka harus mendengarkan musik yang bisa mencerdaskan.
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Konser Februari 2026 Banjir Bintang, Taeyong NCT hingga Westlife Siap Guncang Jakarta
-
Jakarta Jadi Salah Satu Titik Perayaan Ultah Dream Theater ke-40, Kapan Konsernya?
-
Cetak Sejarah, Dream Theater Kembali Tampil Bareng Mike Portnoy Setelah 14 Tahun
-
Tak Tahu Malu, Moldy Radja Diduga Curi Audio Permainan Gitar Musisi Austria untuk Konten
-
Siap Rilis Album Baru, Mike Portnoy Kembali Bergabung dengan Dream Theater
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
2 Kejanggalan Sikap Ayah Bocah di Sukabumi yang Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Apa Itu?
-
Pembacok Mahasiswi UIN Suska Harusnya Nonton 4 Film Ini, Motivasi Hadapi Penolakan Cinta
-
Selingkuh dan Poligami, Insanul Fahmi Kecewa Digugat Cerai Wardatina Mawa
-
Viral Takjil Gratis dengan Pesan Tuhan Yesus Sayang Kamu, Toleransi atau Ngawur?
-
Lirik Lagu Manis yang Jadi Sinyal Kelam, Detik-Detik sebelum Mahasiswi UIN Dibacok Teman Kampus
-
Sambut Ramadan 2026, Nussa dan Rarra Ajak Keluarga Indonesia Bersyukur Lewat Cerita 'Hujan'
-
Ayah Nizam Bocah yang Disiksa Ibu Tiri Diduga Terlibat: Dia Tahu, Tapi Membiarkan
-
Detik-Detik Menkeu Purbaya Kaget Dapat Gift Singa dan Paus Saat Live: Ntar Disangka Gratifikasi
-
Resmi Daftar Nikah, Byun Yo Han dan Tiffany Young SNSD Kini Sudah Sah Jadi Suami Istri
-
Cerita Awal Kedekatan Mahasiswa dan Mahasiswi UIN Suska Sebelum Tragedi Berdarah Cinta Ditolak