Suara.com - Aktor Lukman Sardi mencoba peruntungan baru sebagai seorang sutradara. Tema cerita yang diambil pun tak sembarangan. Dia berusaha menguak sejarah kelam kerusuhan Mei 1998 saat mendiang mantan presiden Soeharto lengser.
Banyak hal yang dilakukan Lukma untuk menyempurnakan film ini. Mulai dari mendatangi para aktivis hingga mewawancarai para tokoh yang terlibat. Dalam perjalanannya, film ini tak lepas dari pro kontra.
Berikut kutipan wawancara Suara.com dengan Lukman Sardi di bilangan Thamrin, Jakarta Pusat baru-baru ini.
Selain aktor, kamu punya kesibukan lain?
Biasa dunia gue cuma di film. Sekarang ada beberapa pekerjaan tapi masih dalam proses belum bisa gue publish.
Apa benar film 'Di Balik 98' merupakan film pertama yang kamu sutradarai?
Iya jadi sutradara, pertama kali jadi sutradara untuk film panjang.
Apa motivasi menggarap film ini?
Itu kan kejadiannya belum terlalu lama, kalau bisa dibilang baru 15 tahun lah. Tapi pada saat itu anak yang baru lahir baru satu tahun mereka belum tahu bahwa di Indonesia pernah terjadi peristiwa seperti itu. Gue pengen mengungkap aja ini loh ada kejadian ini yang akhirnya menimbulkan korban begitu banyak.
Tujuannya?
Supaya generasi berikutnya belajar dari hal ini jangan sampai terjadi lagi, baik di generasi muda maupun generasi politik berikutnya gitu.
Ada riset sebelum syuting?
Risetnya mungkin sekitar satu tahunan. Gue harus banyak memilih hal mana bisa dimunculkan mana yang tidak. Gue juga konsultasi dengan ahli sejarah, jangan sampai menimbulkan kejelekan nama orang atau apa. Kan masih banyak orang-orang yang terlibat dan masih hidup sampai sekarang.
Tantangan yang kamu dapat dari film ini?
Ini film yang mencampur unsur sejarah. Maksudnya, kalau kita inget tahun '98 bahwa di Indonesia terjadi suatu perubahan signifikan di dunia politik Indonesia. Adanya reformasi dan segala macem. Jadi buat gue itu tantangan banget. Bagaimana mereka melakukan adegan atau mencoba sesuatu tentang sejarah, tapi jangan sampai bikin kontroversi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Cetak Sejarah! Ini 3 Film Terlaris Tissa Biani yang Tembus Jutaan Penonton
-
Nasihat Buya Yahya Jadi Titik Balik Inara Rusli Cabut Laporan Polisi dan Rujuk dengan Insanul Fahmi
-
Rekap Lengkap Ramalan Hard Gumay 2026: Kematian Artis, Perceraian Seleb Hingga Bencana Alam
-
Suami Terseret Kasus Penipuan, Boiyen Ungkap Harapan Ini untuk Tahun 2026
-
Sambut Tahun Baru dengan Teror, Nonton Film Dusun Mayit Beli 1 Gratis 1 di m.tix
-
Viral Sosok 'Mbak Pipit' Disebut ART Cristiano Ronaldo yang Digaji Rp93 Juta, Begini Faktanya
-
Dipanggil Kamari 'Papa', Senyum Justin Hubner Disebut Mirip dengan Mendiang Dali Wasink
-
Drama Keluarga Beckham Berlanjut, Foto Brooklyn Tak Ada di Rangkuman Akhir Tahun David Beckham
-
Lolos Audisi Indonesian Idol, Fajar Sadboy Siap Tinggalkan Pekerjaan
-
Rumah Diding Boneng Roboh, Raffi Ahmad Turun Tangan Beri Bantuan