Suara.com - Lukman Sardi membantah perubahan film dan judul Di Balik 98 dikarenakan adanya campur tangan dari orang lain, atau ancaman dari pihak tertentu. Dia beralasan bahwa banyaknya perubahan cerita dilakukan demi menyempurnakan film yang dibuatnya.
"Yang ancam siapa? Elu bisa fitnah lu. Nggak ada. Jangan terlalu dibawa serius. Gua ini orang seni. Film itu seni," kata Lukman, usai press screening film Di Balik 98, di Djakarta XXI, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2015).
Menurut Lukman, jelang dirilis, dirinya memang mengubah judul film itu dari Di Balik Istana, menjadi Di Balik 98. Perubahan judul ini menurutnya dilakukan semata-mata untuk strategi dalam memasarkan filmnya.
"Mungkin bisa jadi iya. Tapi menurut gua sebagai pembuatnya, 98 ini menguatkan karakter yang gua buat. Dan 98 ini sudah milik publik, yang orang juga familiar. Jadi gua berusaha menampilkan di masyarakat yang sudah familiar dengan karakter utamanya yang fiksi, sehingga menguatkan," lanjutnya.
Lebih dari itu, putra dari mendiang musisi Idris Sardi ini juga mengaku melakukan banyak perubahan pada jalan cerita filmnya. Ini diakui dilakukannya untuk memotong jalan cerita yang mencapai durasi 4 jam.
"Wajarlah perubahan. Nggak mungkin orang mau nonton selama empat jam. Dari segi cerita, nggak ada. Itu kan masalah judul, gini, judul itu kan ada working title, atau bisa dari segala macam. Kita bolak-balik filmya, kita edit, sehingga judulnya lebih cocok seperti itu," beber Lukman.
Menurut jadwal, mulai tanggal 15 Januari mendatang rencananya film Di Balik 98 akan tayang di seluruh bioskop Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Apakah Flek Hitam Bisa Hilang dengan Retinol? Ini 3 Moisturizer Retinol Lokal Lengkap Review Pembeli
-
Wapres Gibran Dijadwalkan ke Jembatan Musi V Palembang, Agenda Mendadak Ditunda
-
DPR RI Luncurkan SIMASLEG, Publik Kini Bisa Pantau Proses Pembentukan UU Secara Digital
-
Gus Ipul Jamin Prabowo Tak Cawe-Cawe dalam Muktamar ke-35 PBNU
-
Teringat Rekan Kerja Cantik yang Selalu Menunduk: Pahitnya Menjadi Target Catcalling
-
Danamon Rayakan HUT ke-70, Yuk Nikmati Promo di Berbagai Merchant Favorit di Pekanbaru
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Kupas Tuntas RANS Milik Raffi Ahmad, Seberapa Menarik Prospek Sahamnya?
-
Banyak yang Tak Tahu: Begini Kunci Mengatur Posisi Duduk yang Oke untuk Sopir Mobil
-
Hyundai Creta, SUV Keluarga dengan Kabin dan Bagasi Luas yang Paten Jadi Pengantar Liburan