Suara.com - American Sniper didaulat jadi film dengan penghasilan tertinggi di tahun 2014. Berdasarkan laporan, drama yang mengisahkan perang di Irak itu telah mengantongi 337,2 juta dolar Amerika atau Rp4,4 triliun (1 dolar = Rp13.000).
Sedangkan Mockingjay Part 1 yang sebelumnya dinyatakan sebagai film dengan keuntungan tertinggi harus takluk oleh film yang diproduseri Clint Eastwood itu. Mockingjay berhasil meraup 336,9 dolar Amerika atau Rp4,3 triliun.
Biaya produksi film American Sniper sebesar 58 juta dolar Amerika. Film tersebut mengadaptasi kisah nyata seorang veteran Navy SEAL bernama Chris Kyle yang dijuluki sniper paling mematikan dalam sejarah militer AS.
Berdasarkan buku autobiografi berjudul sama, film tersebut mendapat sambutan hangat dari kritikus dan mendapat beberapa nominasi Oscar, termasuk kategori film terbaik yang telah dimenangkan film Birdman.
Untuk perannya sebagai Kyle, aktor Bradley Cooper juga dinominasikan jadi aktor terbaik di Oscar, namun piala tersebut jatuh ke tangan Eddie Redmayne yang memerankan karakter Stephen Hawking di film The Theory of Everything.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia