Suara.com - Artis Atiqah Hasiholan menggagas penggalangan dana lewat media sosial bagi nenek Asyani, terdakwa pencurian 7 batang kayu milik Perhutani. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaanya terkait putusan Pengadilan Negeri Situbondo, Jawa Timur yang menjatuhkan hukuman penjara serta denda ratusan juta terhadap nenek berumur 65 tahun itu.
Menurut Atiqah, vonis pengadilan tak berasas keadilan. Selain sudah uzur, kerugian negara yang diakibatkan nenek Asyani juga tak seberapa.
"Sebenarnya ini spontan aja. Saya merasa kasihan sama nenek Asyani yang divonis salah," ungkap Atiqah ditemui di Mall Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (25/4/2015).
Hingga detik ini, sumbangan terus mengalir ke rekening pribadi Atiqah. Rp23 juta sudah terkumpul terhitung sejak Jumat (24/4/2015) kemarin. Rencananya, uang yang terkumpul akan diserahkan kepada nenek Asyani pada Minggu (26/4/2015) esok, bertepatan dengan acara Car Free Day.
"Untuk lebih jelasnya besok datang ke Sudirman, Nenek Asyani akan hadir," paparnya.
Nenek Asyani dituduh mencuri tujuh batang kayu milik PT Perhutani, Situbondo Jawa Timur. Rabu kemarin, dia divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Situbondo dan dijatuhi hukuman penjara satu tahun dengan masa percobaan 15 bulan. Selain itu, si nenek juga dikenakan denda sebesar Rp500 juta dengan subsider 1 hari kurungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand