Suara.com - Musisi Ahmad Dhani mengklaim meraih dukungan dari masyarakat luas untuk memenjarakan Farhat Abbas. Dhani melaporkan mantan suami Nia Daniaty itu terkait pencemaran nama baik melalui media sosial.
"Ini memang masyarakat Indonesia terus menunggu. Di Twitter, saya selalu ditanya gimana kasus itu. Pernah ketemu orang di airport bilang 'Mas Dhani laporannya jangan dicabut ya'," ungkap Dhani ditemui di rumahnya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2015).
Bagi Dhani, kasus ini bukan sekedar menjadi urusan pribadinya dengan pengacara kondang itu. Tetapi, dia ingin jalur hukum yang ditempuh sekaligus bisa jadi pelajaran bagi orang banyak agar tak asal bicara di Twitter.
"Kalau soal bikin jera atau tidak urusan masing-masing. Kita sih, mau komitmen aja. Sudah laporin ya, sudah jalan terus," ujar ayah empat anak ini.
"Sekali lagi, ini bukan cuma (pelajaran) buat Farhat, tapi semua orang," tegas dia.
Ahmad Dhani melaporkan Farhat ke Polda Metro Jaya pada 3 Desember 2013 lalu. Farhat dilaporkan dengan Pasal 27 Ayat 3 junto Pasal 45 UU Informasi dan Teknologi Elektronik (ITE) serta Pasal 310 dan Pasal 311 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).
Dhani tergerak menempuh jalur hukum lantaran merasa dirugikan oleh kicauan twitter Farhat. Kicauan Farhat kebanyakan menyangkut kecelakaan yang dialami putra ketiga Dhani, Abdul Qadir Jaelani alias Dul.
Hingga kini, berkas perkara Farhat masih mandeg di Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta dan belum dinyatakan P21 atau lengkap. Polda Metro Jaya telah melimpahkan berkas tersebut sejak tiga bulan lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Kesha Ratuliu Curhat Diusir Influencer di Depan Umum, Padahal Kenal Dekat
-
Herjunot Ali Bereaksi Usai Diminta Gantikan Reza Rahadian Jadi Kapten Yoo di Descendants of the Sun
-
Antusias Tinggi, 3 Konser Internasional di Jakarta Ini Tambah Hari
-
Gus Miftah Puji Diplomasi Prabowo di Tengah Panas Selat Hormuz: Makanya BBM Tidak Naik!
-
Viral Guru Besar Unpad Diduga Chat Mesum ke Mahasiswi Exchange, Minta Foto Bikini
-
Deretan Potret Prewedding 'Old Money Vibes' Ala Syifa Hadju dan El Rumi, Elegan Bikin Baper
-
Maut Kembali Mengintai! Warner Bros Resmi Umumkan Tanggal Rilis Final Destination 7
-
Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan: Dilema Anak Antara Ambisi dan Keutuhan Keluarga
-
The Desperate Hour: Naomi Watts Dikejar Waktu Selamatkan Anaknya, Malam Ini di Trans TV
-
Lepas Imej Kalem, Mawar de Jongh Tampil Beda di Serial Luka, Makan, Cinta