Suara.com - Pengacara kontroversial Farhat Abbas menjalani sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, hari ini, Senin (10/8/2015).
Praperadilan itu digelar atas penetapan tersangka Farhat oleh penyidik Polda Metro Jaya karena mencemarkan nama baik Ahmad Dhani.
Farhat saat itu mengkritik AQJ, putra ketiga Ahmad Dhani, di Twitter setelah mengalami kecelakaan maut di tol Jagorawi hingga menewaskan tujuh orang pada 8 September 2013.
Usai sidang, mantan suami Nia Daniaty itu mengaku kepada media jika ia sempat berniat untuk menghajar AQJ. Namun, dirinya takut nantinya malah dipenjara.
"Sebenernya pengennya dihajar tapi kan nanti masuk penjara. Ya, kritik aja tadinya," ujar Farhat.
Menurutnya, wajar jika pelaku yang menewaskan banyak orang dipukuli. "Ya wajar lah (dihajar), begal aja dipukul kok ini matiin anak orang loh."
Karena kritikannya itu Farhat jadi tersangka dan dikenai pasal pasal 27 ayat 3 juncto pasal 45 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan pasal 310 dan 311 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala
-
Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia
-
Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China
-
Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal
-
Viral Anak Bakar Ayah Hidup-hidup di Medan, Pelaku Diamuk Massa
-
977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa
-
Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal
-
Kesenjangan Harga dan Gaji: Mengapa Makanan di Mal Makin Tak Terjangkau?
-
Kecelakaan Sibolangit Tewaskan 4 Orang, Sopir Truk Galon Air Jadi Tersangka