Ayushita di acara 'Hand Cream That Gives A Helping Hand' untuk mendukung fasilitas Museum HAM (Omah Munir) di pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2015) [suara.com/Ismail]
Atris Ayushita pernah merasakan bully ketika duduk di bangku SD dan SMP. Oleh Karena itu, ia mendukung program kampanye pendidikan hak asasi manusia bertajuk Hand Cream That Gives A Helping Hand untuk mendukung Museum HAM (Omah Munir) yang terletak di Jalan Bukit Berbunga, Sidomulyo, Kota Batu, Jawa Timur.
"Hari ini kita sedang mengadakan champagne salah satu produk kecantikan yang mendukung almarhum Munir. Jadi nanti kalau beli satu kita bisa memberi sumbangan sebesar Rp5000, gunanya untuk menambah fasilitas di museum Munir," kata Ayu yang juga digandeng oleh sebuah produk kecantikan, saat jumpa pers di pusat perbelanjaan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (4/9/2015).
Artis yang tergabung di grup vokal Bukan Bintang Biasa (BBB) ini mengaku saat berada di bangku SD dan SMP sering mendapat bully secara fisik dari teman-temannya, sehingga ia bersemangat mengikuti kampanye ini.
"Dulu waktu SMP pernah jadi korban kekerasan. Jadi itu triger aku untuk peduli. Aku jadi ngerti rasa sakitnya kayak gimana, rasanya seperti apa, traumanya berapa lama jadi aku sedikit banyak menceritakan pengalaman aku seperti itu," lanjutnya.
Diakui Ayu saat ini dirinya sedang aktif dan mengikuti berbagai kegiatan-kegiatan sosial. Untuk kasus pejuang HAM Munir ada rasa unsur kejahatan kemanusiaan di sana.
"Cuman dianggap kita bisa lihat benang merahnya adalah hak azazi manusi," jelasnya.
Artis berzodiak Gemini ini menyayangkan banyak Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Indonesia yang mengkampanyekan HAM namun hasilnya untuk kepentingan pribadi.
"Tetapi yang kita tahu orang Indonesia kurang pemahaman soal hak azazi manusia," ungkap dia.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan