- Seorang ibu di Bantul tega mengikat mulut dan kaki balitanya dengan lakban lalu meninggalkannya sendirian demi pergi healing melepas penat.
- Kasus ini berakhir melalui jalur restorative justice karena sang suami memilih berdamai demi keutuhan rumah tangga, sementara korban kini dirawat oleh bibinya.
- Keputusan damai tersebut memicu kemarahan netizen yang menilai tindakan pelaku sudah keterlaluan dan seharusnya tetap diproses hukum agar ada efek jera.
Suara.com - Seorang ibu di Bantul, Yogyakarta, menjadi sorotan setelah terpergok mengikat anak kandungnya yang berusia tiga tahun menggunakan lakban pada bagian mulut, tangan, dan kaki sebelum meninggalkannya sendirian di rumah kontrakan.
Tindakan tersebut dilakukan sang ibu hanya demi bisa jalan-jalan atau healing guna melepas penat dan stres.
Kasus memprihatinkan ini terbongkar setelah warga sekitar menaruh curiga karena mendengar suara tangisan anak kecil yang tidak kunjung berhenti sejak waktu Magrib.
Saat diperiksa, warga menemukan balita tersebut dalam kondisi lemas terbaring di atas kasur dengan mulut, tangan, dan kakinya terikat lakban erat di dalam kamar kontrakan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak kepolisian, pelaku mengaku melakukan aksi nekat tersebut karena merasa kelelahan mengurus anak sendirian di saat suaminya sedang bekerja di luar kota.
"Karena stres dan kelelahan, ibu korban mengaku melakban anaknya lalu pergi keluar rumah untuk melepas penat. Saat itu, suaminya sedang bekerja di luar kota," tulis keterangan dalam unggahan akun Instagram @infonesiaku.id pada Kamis, 4 Juni 2026.
Meski tindakan sang ibu telah memenuhi unsur pidana kekerasan terhadap anak, kasus ini akhirnya diselesaikan melalui jalur restorative justice.
Hal ini dikarenakan ayah korban memilih untuk berdamai dan tidak melaporkan istrinya ke jalur hukum demi mempertahankan keutuhan rumah tangga mereka.
Saat ini, balita malang tersebut berada dalam kondisi aman dan dirawat sementara oleh bibinya.
Baca Juga: Rupiah Anjlok Tembus Rp18 Ribu per Dolar, Dokter Tirta Bereaksi Sarkas: Jaya Jaya Jaya!
Keputusan damai tersebut memicu perdebatan dan kemarahan besar dari warganet.
Banyak yang menilai tindakan sang ibu sudah sangat keterlaluan dan tidak pantas mendapatkan pengampunan tanpa adanya proses hukum yang memberikan efek jera.
"Udah dibilang kalau masih miskin dan belum puas masa remajanya, nggak usah nikah Asuw!" tulis akun @han*** di kolom komentar dengan nada kesal.
Warganet lain juga mempertanyakan naluri keibuan pelaku yang dianggap tidak waras. "Ibu monyet juga nggak begini dah!" sindir akun @adi***.
Dukungan untuk proses hukum mandiri tanpa delik aduan pun disuarakan.
"Yang kaya gini-gini harusnya di penjara tanpa perlu adanya laporan, kasian si anak kalo kejadian ini terulang lagi," tulis akun @rav*** yang mencemaskan keselamatan masa depan balita tersebut.
Berita Terkait
-
Viral Hair Croissant yang Menjijikkan: Kreativitas atau Pelecehan Berkedok Gimmick?
-
Objektifikasi Tubuh Perempuan di Balik Hair Croissant yang Viral
-
Lagi Viral, Rescene Sukses Raih Trofi Pertama Music Show Usai 2 Tahun Debut
-
Hukum dan Fenomena No Viral No Justice: Kritik atas Kasus KSBE
-
Derita Berlipat Ibu Korban Little Aresha: Berjuang Sembuhkan Trauma Anak Sekaligus Diri Sendiri
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
DPR Sahkan UU Kerja Sama Pertahanan, Bidik Alih Teknologi dan Penguatan SDM Militer
-
Mesin Mobil Copot Mendadak Usai Terjang Genangan Air, BYD Beri Klarifikasi
-
Indonesia Gabung Organisasi AI Dunia yang Diinisiasi China
-
Google Ungkap 4 Kerugian Indonesia Jika Terapkan Hak Cipta AI
-
Ramai Desakan Febrie Adriansyah Dijatuhi Hukuman Mati, LBHM Ingatkan Bahaya Ilusi Ketegasan
-
Wajib Pajak Mau Diawasi Babinsa? Pakar UGM: Ini Justru Bikin Rakyat Takut, Bukan Patuh
-
7 Catatan Miris Argentina di Final Piala Dunia 2026: Nol Peluang dan Target
-
Ojol Tewas Terlindas Truk usai Tersenggol saat Pindah Jalur di Kemanggisan
-
Apakah Tinted Sunscreen dan Tone Up Sunscreen Sama? Jangan Sampai Keliru
-
Menemukan Makna di Balik Jendela Kereta: Mengapa Aku Jatuh Cinta pada Transportasi Umum