Suara.com - Mucikari berinisial F dan O kecewa dengan keputusan Bareskrim Mabes Polri memulangkan artis Nikita Mirzani dan Puty Revita, finalis Miss Indonesia 2014 dari Panti Sosial Cipayung, Jakarta Timur.
Onsen Johnson Sianipar, kuasa hukum F dan O mengatakan, kliennya keberatan atas bebasnya Nikita dan Puty. Menurut mereka, Niki-begitu Nikita akrab disapa, dan Puty dianggap ikut aktif terlibat dalam kasus prostitusi online kalangan seleb.
"Baru kemarin dibawa ke panti tapi sorenya langsung dilepas dengan alasan yang kita tidak tahu," kata Johnson ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu, (12/12/2015).
Lebih Lanjut Johnson mengatakan, Nikita dan Puty terlibat secara langsung dalam proses transaksi. Mereka juga yang meminta tarif utuk jasa layanan seksnya.
"Mereka menentukan tarif dan tempat menginap. Sudah kesepakatan bersama. Klien saya kan perantara, jadi mereka sangat keberatan dan kecewa," kata Onsen.
F dan O dikenai Undang-undang No. 21 Tahun 2007 Pasal 2 tentang Perdagangan Manusia. Selain mengawal proses hukum, kedatangan Onsen sekaligus memeriksa kesehatan F dan O. Sehari setelah ditahan Bareskrim, kondisi kesehatn keduanya drop.
"Pemeriksaan juga sudah dilakukan dokter dari Mabes Polri," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Niki ditangkap di kamar Hotel Kempinsky, Jakarta Pusat, Kamis (10/12/2015) malam oleh Bareskrim Mabes Polri. Selain Niki, Puty Revita, ikut terjaring dalam operasi tersebut. Saat ditangkap, keduanya dalam keadaan bugil.
Di lokasi penggerebegan, polisi mengamankan handphone, bill hotel, bukti transfer serta celana dalam Niki sebagai barang bukti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam