Suara.com - Wakil Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris meminta kepolisian untuk memberikan hukuman yang pantas bagi penyanyi Dangdut Zaskia Gotik yang dianggap telah melecehkan sila kelima Pancasila. Hukuman tersebut, menurutnya, agar bisa memberikan efek jera kepada artis atau publik figur karena dikhawatirkan ditiru anak-anak.
"Proses hukum harus terus berlanjut agar bisa menimbulkan efek jera agar tak ditiru anak-anak. Anak-anak peniru terbaik, besok bisa dibilang mainan sila 1 pantat ayam atau kerbau, sila 2 kayak kuda lagi nungging atau apa. Ini kalau tak ada efek jera, ini pasti berulang dan bisa lebih parah lagi," kata Fahira dihubungi wartawan, Kamis (17/3/2016).
Terkait dugaan penghinaan lambang negara yang dilakukan Zaskia, mestinya menjadi pelajaran bagi artis lain. Untuk mencari popularitas, kata dia, jangan sampai mereka menghalalkan segala cara, termasuk menghina lambang negara.
"Ini sebagai peringatan kepada publik figur. Artis boleh-boleh saja mau ngetop, tapi jangan cara begitu. Dia tak mungkin tak tahu hari proklamasi, masa dibilang 32 Agustus, maksudnya terlalu mengada-ngada sekali," katanya.
Terkait dugaan pelecehan simbol negara itu tertuang dalam nomor laporan polisiLP/1284/III/2016/PMJ/Ditreskrimum 17 Maret 2016. Fahira juga melaporkan Denny Cagur yang menjadi pembawa acara di program televisi swasta.
Zaskia dan Denny terancam dikenakan Pasal 154 A KUHP dan pasal 155 KUHP tentang pelecehan lambang negara.
Seperti diketahui, Zaskia menyebut hari proklamasi diperingati pada 32 Agustus dan lambang sila kelima Pancasila adalah bebek nungging. Pernyataan tersebut dilontarkan Zaskia di di sebuah stasiun televisi swasta pada Selasa (15/3/2016) kemarin. Kata-kata itu dianggap menghina lambang negara.(Agung Sandy )
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap