Suara.com - Wakil Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris berharap ke depannya tak ada lagi kasus pelecehan lambang negara seperti yang dilakukan penyanyi dangdut Zaskia Gotik, termasuk program hiburan yang berpotensi menghina bangsanya sendiri.
"Insya Allah dengan adanya seperti ini (kasus pelecehan lambang negara) bisa membentuk imej bahwa kita nggak boleh lagi menghina lambang negara di dalam acara stand up atau acara hiburan. Bercanda kan ada batasnya," ujar Fahira di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (28/3/2016).
Selain Zaskia, dirinya juga melaporkan Denny "Cagur", pembawa acara program musik Dahsyat di RCTI. Dia menganggap Denny juga diduga terlibat dalam penghinaan simbol negara yang dilakukan Zaskia.
"Deni bertindak sebagai host. Dia kan yang paling krusial. Harusnya kalau Zaskia sudah mulai ngaco ngawur mengatakan tanggal 32 Agustus, harusnya dia mengerucut ke pertanyaan yang lain. Tapi, dia malah melanjutkan dan mengulang tiga kalinya dan ditertawakan semua yang ada disana," ucapnya.
Terkait dugaan pelecehan simbol negara itu tertuang dalam nomor laporan polisi LP/1284/III/2016/PMJ/Ditreskrimum 17 Maret 2016. Zaskia dan Denny terancam dikenakan Pasal 154A KUHP dan pasal 155 KUHP tentang Pelecehan lambang negara.
Seperti diketahui, Zaskia mengatakan hari proklamasi kemerdekaan diperingati tanggal 32 Agustus dan menyebut bebek nungging merupakan lambang sila kelima Pancasila.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap