Suara.com - Maraknya tindak kejahatan seksual yang terjadi di Indonesia belakangan ini ikut dikomentari penyanyi Kunto AJi. Sebagai calon seorang ayah, dia merasa geram lantaran ada juga korban yang masih di bawah umur.
Kepada suara.com, Aji, si pelantun Ekspektasi itu mengaku mengapresiasi keputusan Presiden RI Joko Widodo meneken Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang hukuman kebiri pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Di dalam Perppu No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2001 tentnag Perlindungan Anak itu diatur mengenai pidana pemberatan, pidana tambahan, dan tindakan lain bagi pelaku.
Selain kebiri, ancaman hukuman seumur hidup dan hukuman mati masuk dalam pemberatan pidana. Menurut Aji hukuman ini sudah cukup tepat mengingat kejahatan seksual yang dilakukan cukup mengerikan.
Lebih lengkapnya, berikut wawancara Aji bersama suara.com :
Bagaimana anda melihat hukuman kebiri buat para predator anak?
Sebenarnya ini cukup bagus. Karena memang beberapa kasus sangat ekstrem, mengerikan, udah bukan (seperti) manusia.
Apa yang bikin anda bersedih melihat kasus-kasus yang terjadi belakangan?
Sedihnya yang lakukan anak di bawah umur.
Jadi, hukuman kebiri cocok?
Saya belum baca klausulnya. Tapi saya setuju. Tapi ada pengecualian juga sih.
Maksudnya?
Yang sudah dewasa harus dihukum seperti itu atau dihukum mati sekalian. Tapi kalau anak di bawah umur harus dipikirkan lagi
Menurut anda apa hukuman yang pas buat anak-anak?
Yang anak kecil nggak tahu ya bisa dibimbing atau nggak. Ya tapi masih bisa dirubah lebih baik. Untuk orang dewasa setuju banget kebiri
Banyak yang berteriak hukuman ini terbentur HAM, menurut anda?
Kalau dibilang melanggar HAM, ya dia sudah melakukan perbuatan yang sangat keji, bukan manusia. Sudah bukan kayak manusia.
Menurut anda, siapa yang paling bertanggung jawab atas kasus ini?
Yang disalahkan orangtuanya. Tugas orangtua zaman sekarang berat. Harus jaga anak kita biar aman dan agar tidak melakukan hal seperti itu. Juga perlu pengawasan ekstra biar nggak jadi korban
Apa sih yang harus dibenahi agar kasus serupa tak terjadi?
Kalau saya mungkin ditarik ke belakang, miras (minuman keras) harus ditanggulangi. Bisa dari miras jadi kemana mana. Anak-anak harus dikasih tau itu karena berawal dari pembelajaran semua bisa dikendalikan. Harus dikasih tau mana yang boleh dan tidak.
Untuk pencegahan bagaimana?
Yang jelas pertama menurut saya pelaku pengawasan orangtua sangat penting yang dibawah umur melakuin itu karena lepas dari bimbingan orangtua.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Sesali Foto Bareng Sitok Srengenge, Sal Priadi Tegaskan Sikap Lawan Kekerasan Seksual
-
Atta Halilintar Panik Cari Ameena yang Hilang Saat Liburan di Chimelong
-
Dibintangi Jeno dan Jaemin NCT, Drama Wind Up Resmi Umumkan Poster dan Jadwal Tayang
-
160 Ribu Orang di Sarinah Pilih Hening demi Korban Bencana: Tiara Andini hingga Donasi Miliaran
-
MNET Bocorkan Reuni Wanna One di Awal 2026, Reality Show Jadi Proyek Perdana
-
Marion Jola Ikut Geram dengan Sikap Tengil Insanul Fahmi
-
Dilaporkan Istri Sah ke Polisi, Satu Cara Ini Disebut Bisa Selamatkan Inara Rusli dari Jeratan Hukum
-
Sinopsis Wonder Man, Perjalanan Aktor Hollywood Masuk Dunia Superhero
-
Analisis Deolipa Yumara: Kenapa CCTV Ilegal Tetap Bisa Seret Inara Rusli di Kasus Zina
-
Siap Lepas Masa Lajang, Ini Deretan Pasangan Artis yang Berniat Gelar Pernikahan di 2026