Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memeriksa Saipul Jamil pada Selasa (19/7/2016). Ipul, begitu dia biasa disapa, dimintai keterangannya sebagai saksi untuk tersangka kasus suap Rohadi, seorang panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
Usai diperiksa, Ipul turun ke lantai satu gedung KPK bersama seorang tersangka dan beberapa petugas KPK yang memberikan pengawalan. Pantauan suara.com, saat mereka muncul di lobi, yang terlihat cuma seorang tersangka dan petugas KPK.
Petugas KPK terlihat panik setelah sadar Ipul tak membuntutinya dari belakang menuju lobi. Sejurus kemudian, si petugas kembali ke arah lift dan akhirnya menemukan duda Dewi Perssik itu. Dengan pengawalan, Ipul dibawa ke lobi.
Tiba di lobi, Ipul disambut seorang laki-laki dan perempuan. Mereka saling bersalaman untuk beberapa saat. Baru setelah itu, Ipul keluar dari gedung KPK menuju mobil tahanan.
Sebelum sampai mobil tahanan, Ipul dihadang sejumlah awak media. Sayangnya, dia menolak memberikan komentar terkait pemeriksaan hari ini.
"Terima kasih semua, mohon doa dan supportnya, assalamualaikum," kata Ipul sambil berlalu.
Sebelumnya KPK melakukan operasi tangkap tangan, sehari setelah Ipul mendapat vonis terkait kasus pencabulan. KPK menduga duit suap yang diterima Rohadi dari Samsul, kakak IPul untuk mempengaruhi vonis.
Dalam kasus ini ada empat orang yang sudah ditetapkan KPK sebagai tersangka. Mereka adalah Samsul; Berthanatalia dan Kasman Sangaji, dua pengacara Ipul; serta Rohadi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Sempat Diperingatkan Bakal Kehilangan Ciri Khas, Afgan Ungkap Alasan Lepas Kacamata
-
Viral Kepergok Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Minta Maaf: Saya Khilaf
-
Ahmad Dhani Ogah Beri Ampun ke Lita Gading, Bukti Jurnal Internasional Akan Diserahkan ke Polisi
-
Kembali Buka Hati, Dahlia Poland Tampil Mesra dengan Rangga Azies
-
Afgan Nyaris Kehilangan Suara, Ungkap Perjuangan Sembuh dari Cedera Pita Suara
-
Nagita Slavina Ungkap Honor Pertama Jadi Artis, Dapat Rp4,5 Juta di Usia 13 Tahun
-
Kiesha Alvaro Ingin Kuliah Fikih di Mesir, Rela Ambil 7 Film Demi Nafkah Keluarga Terjamin
-
Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar Diulang, Netizen Minta Poin Kontroversial Dianulir
-
Cerdas Cermat MPR Disebut Rekonstruksi Adegan Laskar Pelangi, Bedanya Juri di Film Bersikap Kesatria
-
Bantah Sengaja Cueki Syifa Hadju, Ahmad Dhani: Namanya Manusia Tempatnya Lupa