Suara.com - Grup Band Green Day yang dihuni Billie Joe Armstrong, Mike Dirnt, Tre Cool cukup vokal mengomentari kondisi sosial politik. Paling baru, Armstrong, sang vokalis, menyamakan calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump dengan Hitler.
Berbicara dalam sebuah wawancara, Armstrong membahas bagaimana iklim politik AS telah berubah sejak album terakhir mereka. Trump pun tak lepas dari bahasannya. Dia prihatin dengan para pendukung pengusaha itu.
"Mereka miskin, pekerja yang tak bisa menaikkan kakinya ke atas," katanya dilansir dari laman NME, Kamis (18/8/2016).
"Kemudian dia (Trump) cuma mengatakan, 'Anda tak punya pilihan lain, biarkan saya yang membereskannya'. Maksud saya, itu seperti Hitler!," ujarnya lagi.
Armstrong berharap komentarnya tersebut dianggap berlebihan seperti ketika dia mengkritik mantan Presiden AS George W Bush lewat lagu American Idiot. "Tapi dengan Trump, saya tak bisa menunggu lagi agar dia segera pergi," ucapnya.
Armstrong bukan lah satu-satunya pekerja industri hiburan di AS yang terang-terangan menghujat Trump sejak mencalonkan diri menjadi presiden. Hal serupa juga pernah disampaikan Jennifer Lawrence, Will Smith, dan Miley Cyrus.
Tag
Berita Terkait
-
Kumandangkan Lagu "Holiday" Green Day: Menolak Apatis di Konflik Timur Tengah
-
Green Day Didapuk Buka Super Bowl, Pendukung Donald Trump Mulai Resah
-
Trump Pilih Absen Super Bowl 2026 Imbas Ada Bad Bunny dan Green Day
-
Hilang di Lautan Penonton, Ibu Ini Syok Temukan Anaknya di Atas Panggung Bareng Green Day
-
Panggung Muse di Jakarta Bakal Lebih Megah dari Green Day dan Saosin
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pelangi di Mars Diserang Isu AI hingga Buzzer, PH Beri Klarifikasi Panjang
-
Profil Jeni Rahmadial Fitri, Finalis Puteri Indonesia Diduga Jadi Pelakor dan Dilabrak iIstri Sah
-
Lebaran Kelabu Shyalimar Malik: Di Ambang Perceraian usai Bongkar Perselingkuhan Suami
-
Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
-
Ayah Mertua Ungkap 'Mode Mute' Sheila Dara, Belum Siap Hadapi Media setelah Vidi Meninggal
-
Ria Ricis Akui Kesepian Jalani Idulfitri Cuma dengan Moana
-
Manajer Ungkap Detik-Detik Pertemuan Denada dan Ressa Rizky Rossano, Usai 24 Tahun Terpisah
-
Gelar Salat Id, Hanung Bramantyo dan Zaskia Adya Mecca Sukses Rangkul Ratusan Warga Jagakarsa
-
John Wick Chapter 3 - Parabellum: Nyawa Keanu Reeves Jadi Buruan, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Absolute Value of Romance: Kim Hyang Gi Jadi Penulis Novel, Tayang April di Prime Video