Suara.com - Musisi Ahmad Dhani didampingi aktivis perempuan Ratna Sarumpaet beserta anggota Gerakan Selamatkan Jakarta mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (6/9/2016). Kedatangan mereka untuk mendaftarkan gugatan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dianggap tak bertanggung jawab atas laporan yang mereka sampaikan.
"Kan ada kewajiban KPK dalam Pasal 22 UU KPK Tahun 2000 yang mengharuskan mereka memberikan pertanggungjawaban pada publik tentang yang kita persoalkan," kata Ratna Sarumpaet di gedung PN Jakpus.
Ratna mengatakan ada dua kasus terkait Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang dinilai tak diperhatikan KPK, yakni kasus pembelian sebagian lahan Rumah Sakit Sumber Waras serta kasus pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Pantai Utara Jakarta dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang dan Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta. Sebelumnya, dalam kasus Sumber Waras, KPK menyebut tak menemukan niat jahatnya. Selain itu, kasus lainnya adalah kasus dugaan korupsi teekait
"Ada dua kasus Ahok ini seperti menguap saja hanya karena ketua KPK mengatakan belum ditemukan niat jahat jadi seolah-olah tidak ada. Kita minta pengadilan mendesak KPK jelaskan pada publik. Kan nggak pernah dijelaskan pada kita, kalau bilang belum ditemukan kan tidak boleh, paling tidak harus gelar perkara," kata ibunda aktris Atiqah Hasiholan tersebut.
Ratna mendesak KPK segera menjelaskan kepadanya apa yang bikin kasus tersebut tak terbukti. Pasalnya, sebagai pelapor, dia ingin tahu, apakah hal tersebut cocok atau tidak dengan data-data yang dikantonginya.
"Karena nggak bisa juga selalu seperti ini ya, pada akhirnya nanti kalau di media sosial sepertinya kita yang fitnah, padahal ada kasus. Bagaimana mungkin kasusnya menguap begitu saja tanpa ada misalnya ibu Kartini Mulyadi (Ketua Yayasan RS Sumber Waras) hanya terima sekian, berarti ada transaksinya dong," kata Sarumpaet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Putry Poyz Buka Lifestyle Hub di Jakarta Selatan, Sediakan Tempat Khusus Buat Para Content Creator
-
Berapa Gaji Sus Rini? Gaya Pengasuh Rayyanza Pakai Tas Mewah Jadi Perbincangan
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?
-
Musisi Indonesia hingga Mancanegara Bakal Manggung di Axean Festival 2026, Intip Line Up-nya!
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan