Suara.com - Iwan Fals mengingatkan Indonesia tidak ada dengan begitu saja, melainkan dibangun dengan penuh perjuangan yang tidak lepas dari pengorbanan para pahlawan.
"Bahwa (Indonesia) nggak terjadi begitu saja, tetapi perlu perjuangan," katanya, saat menghadiri peringatan Pertempuran Lima Hari Semarang, di kawasan Tugu Muda, Semarang, Jumat (14/10/2016) malam.
Pemilik nama lengkap Virgiawan Listanto terlihat di antara pejabat dan tamu undangan, khususnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang berlangsung khidmat, diawali pembacaan sejarah singkat pertempuran yang terjadi pada 15-20 Oktober 1945 antara rakyat Indonesia dan tentara Jepang.
Dalam kisah itu diceritakan pula meninggalnya dr Kariadi yang menjadi Kepala Purusara (Pusat Urusan Kesehatan Rakyat) karena dibunuh tentara Jepang saat hendak mengecek persediaan air yang kabarnya diracuni.
Nama dr Kariadi kini diabadikan sebagai nama sebuah rumah sakit di Kota Atlas, yakni Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi Semarang atas pengorbanannya yang besar terhadap rakyat Indonesia.
Setelah itu, rangkaian peringatan yang berlangsung di kawasan Tugu Muda Semarang tersebut dilanjutkan dengan upacara yang dipimpin oleh Gubernur Jateng yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Peringatan pertempuran bersejarah di Kota Semarang itu juga dimeriahkan fragmen drama bercerita tentang jalannya pertempuran, lengkap dengan bunyi dentuman tmeriam dan sirene layaknya perang.
Bahkan, lampu penerangan di kawasan Tugu Muda dan sekitarnya juga dipadamkan sesaat ketika mengheningkan cipta, dan penampilan teatrikal perlawanan rakyat dalam upaya melucuti senjata tentara Jepang.
Hujan gerimis tak menghalangi ribuan warga memadati kawasan Tugu Muda Semarang untuk menyaksikan peringatan Pertempuran Lima Hari yang menjadi agenda tahunan Pemerintah Kota Semarang itu.
Iwan menambahkan peringatan semacam itu, seperti Pertempuran Lima Hari di Semarang penting untuk memberikan pemahaman mengenai sejarah bangsa dan menanamkan nasionalisme di kalangan generasi muda.
"Peringatan ini penting sekali bagi kita semua. Peringatan semacam ini semakin sering digalakkan automatis semakin menggugah kita, terutama adik-adik di sekolah. Ini penting sekali," pungkasnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Prabowo Beri Kejutan Ulang Tahun Seskab Teddy di Paris, Netizen: Berasa Drama Kerajaan
-
Kenapa Ibu Jupe Minta Tolong Raffi Ahmad Beli Apartemennya? Ternyata Ingat Wasiat Almarhumah
-
Dinar Candy Tolak Tawaran Kencan Rp1 Miliar: Aku Gak Jualan, Rezekiku Masih Banyak
-
Cinta Laura Desak Kasus Pelecehan Seksual FH UI Diusut, Minta Maaf Tak Cukup
-
Kemarin Ketakutan, Clara Shinta Kini Ngaku Tak Terancam Senjata Api Laras Panjang Suami
-
Soroti Kasus Pelecehan Seksual FH UI, Melanie Subono: Itu Bukan Candaan!
-
Totalitas di Film Songko, Annette Edoarda Tenggak Minuman Cap Tikus
-
El Rumi dan Syifa Hadju Urus Berkas di KUA, Akad Nikah Fix Digelar di Bali?
-
Putuskan Cerai, Clara Shinta Heran Suami Malah VCS saat Ekonomi Lagi Susah
-
LANY Gelar Konser 2 Hari di Jakarta, Ini Harga Tiketnya