Suara.com - Seorang guru membagikan momen indah penuh toleransi yang terjadi di lingkungan sekolahnya selama bulan Ramadan.
Meski beragama Islam, guru tersebut mengabdi di sebuah sekolah Katolik dan mengunggah kebersamaannya dengan para siswa melalui video pendek yang menyentuh hati.
Dalam videonya, ia mengunggah momen saat sedang mengajar sambil menuliskan sebuah POV ala konten viral di media sosial.
"POV: Guru muslim mengajar di sekolah Nonis saat puasa Ramadan," tulisnya dalam keterangan video tersebut.
Pemandangan dalam video itu memperlihatkan betapa tingginya rasa hormat para siswa. Mereka tampak selalu meminta izin terlebih dahulu setiap kali ingin minum di dalam kelas sebagai bentuk menghargai sang guru yang sedang berpuasa.
Guru ini pun sempat merekam murid-muridnya saat jam makan siang. Dengan guyonan yang ringan dan akrab, ia menyapa siswanya yang sedang makan.
"Puasa woy, puasa woy," ucapnya berseloroh.
Respons para siswa pun sangat sopan. Ada yang langsung menawari guru itu untuk makan, "Pak mari makan, Pak," ucap seorang siswa. Siswa lainnya bahkan memastikan apakah gurunya merasa keberatan jika mereka makan di hadapannya.
"Pak, Bapak nggak apa-apa nih aku makan, Pak," tanya siswa tersebut. Guru itu pun menjawab dengan santai, "Nggak papa."
Baca Juga: 5 Menu Takjil Buka Puasa yang Bisa Dibikin Sendiri dengan Modal Sedikit
Sikap para siswa tersebut menuai rasa kagum dari publik karena dinilai memiliki etika toleransi yang tinggi. Akun Instagram @undercover.id turut mengunggah ulang video tersebut pada 27 Februari 2026.
"Pinter muridnya ijin minum ijin makan, pak bapak nggak apa-apa kita makan pak sampai segitunya dia menghargai gurunya yang lagi puasa," tulis akun tersebut dalam unggahannya.
Meski mayoritas memuji, sang guru sempat mendapatkan protes dari netizen terkait penggunaan istilah 'non-muslim' untuk menyebut siswa-siswanya. "Non muslim itu apa? Bisa kan sebut sekolah Kristen, sekolah Budha dan lainnya," komentar seorang netizen.
Guru tersebut kemudian memberikan penjelasan mengenai alasan pemilihan kata tersebut. "Bisa, bisa. Ini sekolah Katolik kak. Tapi siswanya sebagian besar Budha dan Konghucu, beberapa Kristen dan Katolik," jelasnya.
Menariknya, unggahan ini memicu banyak orang untuk berbagi pengalaman serupa mengenai indahnya keberagaman di Indonesia.
"Aku juga pernah ngajar les murid beda agama, tapi cara menghargainya luar biasa. Keren Indonesia, berbeda-beda tapi toleransi dan saling menghargainya kuat," komentar seorang netizen.
Netizen lainnya pun menimpali dengan pengalaman yang hampir sama, "Lah gw juga gitu ko biasa aja, pernah ngajar di sekolah penabur pas ramadhan juga. Dan salut sih mereka tau gue puasa malah pas mau minum dsb izin dulu, padahal gue bilang gpp."
Kontributor : Tinwarotul Fatonah
Berita Terkait
-
Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Viral! Toko Roti di Thailand Jual Croissant 'Berambut', Warganet Jijik Sekaligus Penasaran
-
Fear of Missing Content: Tren Media Sosial yang Diam-diam Bikin Gen Z Lelah
-
Sosok Aisyah Zakkiyah, Komisaris BUMN Viral Diduga Keluarga Menteri PU
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Film Filosofi Teras Siap Mengajarkan Stoikisme Melalui Drama Keluarga yang Menguras Air Mata
-
Note of Mothership: Pesan Kemanusiaan Karya Anyar Legenda Musik Jepang Haruomi Hosono
-
Terlalu Berat! Para Pemain Film Sofia sampai Minta Terapis usai Baca Naskah
-
Bukan Akting! Ananta Rispo Akui Ditampar Sungguhan oleh Dodit Mulyanto demi Film Ketok Mejik
-
Berapa Harta Kekayaan Gus Miftah? Ini 6 Sumber Kekayaannya
-
Gandeng Musisi Lintas Negara, Bella Fawzi Rilis Lagu 'Our Power' demi Palestina
-
Nadine Kei Inara Buktikan Logika Data Science dan Jiwa Seni Bisa Berjalan Beriringan
-
Soundrenaline Sana Sini 2026 Siap Guncang Blok M, Ada Last Dinosaurs hingga Sal Priadi
-
Di Balik Tawa Temon Templar: Sosok Ayah Bertanggung Jawab dan Jenius Lulusan UI
-
Bukan Sekadar Akting, Titi Kamal Ternyata Punya Hobi Berburu Hantu di Lokasi Angker