Suara.com - Polisi telah menetapkan Pretty Asmara sebagai tersangka karena diduga mengedarkan narkoba. Namun, sangkaan polisi itu dibantah oleh kuasa hukum Pretty, Ramdan Alamsyah.
Menurut Ramdan, Pretty dijebak oleh Alvin, orang yang baru dikenalnya. Kata dia, Pretty diminta Alvin untuk menyediakan narkoba dalam sebuah pesta bersama teman-teman artis lainnya di Hotel Mercure, Kemayoran.
"Tidak ada Pretty sebagai pengedar. Sesungguhnya yang memesan barang itu DPO ini, yang meminta Pretty untuk diberikan barang," kata Ramdan di Polda Metro Jaya, Rabu (19/7/2017).
Karenanya, Ramdan berharap agar polisi segera meringkus Alvin agar kasus ini menjadi terang benderang.
"Kami berharap Direktorat Kepolisian Narkoba Polda Metro Jaya mencari menangkap DPO ini," ujarnya.
Nama Alvin pertama kali muncul dari mulut Pretty saat polisi menggelar jumpa pers Selasa lalu. Merasa tak diterima disangka telah mengedarkan narkoba selama dua tahun, perempuan bertumbuh gempal itu tiba-tiba berteriak.
"Saya dijebak sama Alvin," teriaknya kala itu.
Pretty ditangkap bersama teman-temannya-tujuh diantaranya artis-di Hotel Grand Mercure pada Minggu dini hari lalu. Dalam kasus ini, Pretty dan D ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menjual narkoba dalam sebuah pesta di hotel tersebut.
Dalam penggerebekan tersebut polisi mengamankan 2 bungkus plastik klip narkotika jenis sabu, masing-masing dengan berat bruto 0,92 gram dan 1 bungkus plastik klip narkotika jenis sabu dengan berat 1,12 gram. Selain itu, ditemukan juga 23 butir dan 48 butir Happy Five.
Baca Juga: Dijenguk Vicky Prasetyo, Tangis Pretty Asmara Pecah
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Bintangi Film Tanah Sengketa, The Virgin Berani Tampil Beda
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV