Suara.com - Tujuh artis yang ikut ditangkap bersama Pretty Asmara sedang menjalani tes assessment atau pemeriksaan kadar narkoba di Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jakarta Selatan. Sebelumnya, mereka dinyatakan positif menggunakan pil Happy Five, psikotropika Golongan IV .
"Jadi ada tujuh orang yang terindikasi terutama Happy Five," kata kuasa hukum Pretty dan ketujuh artis, Ramdan Alamsyah saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu (19/7/2017).
Hasil tes assessment nantinya dipakai sebagai pertimbangan apakah mereka bakal direhabilitasi atau tidak. Yang pasti Ramdan sudah lebih dulu mengajukan permohonan rehabilitasi.
"Ketujuh tujuhnya sudah kita mohonkan supaya bisa direhabilitasi," ujar Ramdan.
"Kami berterima kasih kepada Direktorat Polda Metro Jaya, bahwa ketujuh klien kami ini sudah dikirimkan assessment ke badan narkotika Jakarta Selatan," katanya menambahkan.
Pretty dan teman-temannya digerebek di Hotel Grand Mercure Kemayoran pada Minggu dini hari lalu. Pretty dan lelaki berinisial D ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menjual narkoba kepada AL yang sedang menggelar pesta di hotel tersebut.
Adapun ketujuh artis yang ikut diamankan waktu itu adalah SS (pemain film layar lebar), EY (penyanyi dangdut), ES (penyanyi dangdut), MA (penyanyi dangdut), AH (pemain sinetron), GL (model), dan DW (penyanyi pop).
Hasil tes urine menyatakan, ketujuh artis tersebut positif memakai narkoba. Sebaliknya, Pretty dinyatakan negatif.
Baca Juga: Gaston Ternyata Hadiri Peringatan 40 Hari Jupe, Tapi...
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat