Suara.com - Januarisman Runtuwene alias Aris "Idol" meneruskan proses hukum dugaan pencemaraan nama baik yang dilakukan oleh penyanyi Ihsan Tarore ke Polres Metro Jakarta Selatan dengan menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pada Rabu (26/7/2017).
Lelaki 32 tahun itu tetap ingin mempidanakan Ihsan dengan alasan lelaki yang tengah dekat dengan Denada itu dianggap tidak etis dan tidak cerdas.
"Jadi buat saya Ihsan bikin statement itu kurang etis, karena saya dan Ihsan itu sama-sama publik figur. Kami harusnya bisa menjaga, walaupun ada bahasa-bahasa yang buat dia itu becanda, tapi buat saya itu becanda nggak etis di tempatnya," kata Aris yang datang ditemani kuasa hukumnya, Zecky Alatas.
Aris melapor ke polisi gara-gara lelaki asal Medan itu menyebutnya "tengil". Pemilik album "Ajari Aku" ini mengakui jika Ihsan cuma bercanda, namun tidak pada tempatnya.
"Bukan masalah ngomong tengil atau apa ya, kalian bebas mau ngomong apa bebas tentang saya, sekalipun mau ngatain saya bangsat nggak apa-apa tapi pada tempatnya, kita itu (becanda) harus cerdas," lanjutnya.
Menurut artis yang berprofesi sebagai sopir taksi online itu, Ihsan tidak seharusnya mengucapkan hal tersebut di depan awak media. Pasalnya, menurut Aris semenjak kejadian itu banyak pihak yang tak mau bekerja sama dengannya.
"Apalagi dikasih (diucapkan) waktu wawancara. Berilah yang baik-baik walaupun bahasa dia bercanda tapi itu buat saya nggak etis, itu merugikan saya," urai Aris lagi.
Suami dari Rosillia Octo Fany ini menambahkan,"Orang awam pasti berpikirannya macam-macam. Secara nama baik dirugikan, secara job ada beberapa EO yang mau makai saya nggak juga bisa saja cancel."
Menurut Zecky Alatas, "tengil" dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki arti menyebalkan sehingga bisa disebut pembunuhan karakter terhadap kliennya.
Baca Juga: Ihsan Tarore Terancam Enam Tahun Penjara
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
6 Fakta Film Taj Mahal: An Eternal Love Story, Kembali Tayang di Bioskop untuk Rayakan Valentine
-
Sentil Toxic Relationship, Awdella Rilis Aku Juga Manusia: Jangan Sampai Kehilangan Diri Sendiri
-
Selain Wakaf Alquran, Taqy Malik Pernah Dicari Polisi Arab Saudi Gara-Gara Jual Sedekah Makanan
-
Imbas Taqy Malik Salurkan Wakaf Ribuan Alquran, Pekerja di Tanah Suci Bisa Terancam Dideportasi
-
Salurkan Wakaf Alquran di Tanah Suci, Taqy Malik Diingatkan Teman Berisiko Dipenjara
-
Jule Mendadak Jadi Pahlwan di Perang Knetz vs SEAblings
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Climax, Drakor Comeback Ha Ji Won Setelah 4 Tahun Bareng Ju Ji Hoon
-
Sinopsis 5 Film di Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini, Masih Didominasi Horor
-
Sinopsis Film Something Very Bad Is Going to Happen: Teror Salah Menikah
-
Bawa Gen Alpha ke Surabaya Era 60-an, Film Na Willa Janjikan Keajaiban Lewat Kacamata Bocah 6 Tahun