Suara.com - Arzeti Bilbina menceritakan pengalamanya beberapa waktu lalu saat Facebook-nya diretas orang tak dikenal yang menjual tas merek mahal dan menipu teman-temannya.
"Kemarin tuh sempat Facebook-ku dipakai orang terus dia jualan yang katanya untuk charity. Jual tas segala macam. Terus teman-temanku banyak yang akhirnya pada beli," ujar Arzeti saat ditemui Rabu (11/1/2017).
Ibu tiga anak ini menceritakan kejadian itu saat ditemui di acara ulang tahun dokter Sonia Wibisono dengan anak-anak yayasan Kasih Bunda Sejati di Lolipop, Ciputra World, Kuningan, Jakarta Selatan. Kata Arzeti, dia kaget saat salah seorang kawannya tiba-tiba bilang padanya bahwa sudah melakukan pembayaran tas untuk charity.
"Zet kemarin gue beli tas lu. Ha? Tas apaan? Dia (Orang yang meretas FB) ternyata selalu ganti-ganti (foto) melulu, tapi yang zaman lama. Ini juga yang sering terjadi sama teman-teman kalau dikerjain istilahnya, jangan sampai ikut terbawa. Misalnya atas nama aku minta uang, jangan percaya," urainya.
"Sempat ditelepon katanya di Medan terus tiba tiba orangnya di Bandung. Ganti-ganti," imbuhnya lagi.
Meski awalnya sempat ingin menyelesaikan perkara lewat jalur hukum, Arzeti mengurungkan niatnya dan memilih menyelesaikan dengan jalan kekeluargaan sebelum korban bertambah. Kata dia, seluruh kesalahpahaman sudah ditangani dengan baik.
"Ya kemarin sempat mau lapor, disuruh. Cuma tak pikir kami bicara hati dulu deh. Alhamdulillah sekarang sudah stop dengan sendirinya. Mungkin dia juga sudah melihat bahwa daripada nanti kami lebih panjang lebih baik bicara hati kemudian terselesaikan dengan sendirinya," tutup Arzeti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie