Suara.com - Pemerintah Korea Selatan telah memperkuat undang-undang setelah peristiwa anjing milik Siwon, personel Super Junior (SuJu), menggigit seorang perempuan bernama Kim (54) sampai meninggal dunia.
Setelah mendapat sorotan sangat luas, pemerintah memutuskan mereformasi hukum untuk meminimalisir kasus serupa.
Peraturan baru, pemilik anjing akan dikenai denda 200 ribu won atau 177 AS jika melakukan pelanggaran membawa anjing di depan umum tanpa menggunakan tali.
Denda akan meningkat jadi 300 ribu won atau 265 dolar AS pada pelanggaran kedua, kemudian 500 ribu won atau 442 dolar AS pada pelanggaran ketiga.
Kenaikan ini sangat drastis mendekati empat kali lipat dari denda sebelumnya yang cuma 50 ribu won atau 44 dolar AS pada pelanggaran pertama, 70 ribu won atau 62 dolar AS pada pelanggaran kedua, dan 100 ribu won atau 88 dolar AS pada pelanggaran ketiga.
Mulai Maret 2018, hadiah uang untuk "Dog Paparazzi" atau orang yang melaporkan anjing dibawa tanpa tali, akan mendapat 20 persen dari denda.
Jenis anjing yang terdaftar sebagai "berbahaya" atau dianggap tipe yang membutuhkan kontrol ekstra juga akan dimasukkan dari enam daftar saat ini.
Anjing jenis bulldog Prancis bernama Bugsy telah menggigit Kim, tetangga Siwon, saat berada di lorong apartemen mereka pada 30 September.
Kim kemudian meninggal dunia di rumah sakit pada 6 Oktober 2017. Perempuan yang menjabat CEO restoran di Seoul itu menderita syok akibat gigitan Bugsy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Konflik dengan Ibu Jalan Dua Tahun, Ratu Sofya Mulai Kelelahan
-
Adili Idola Edisi Pertama Tayang di Netflix: Ketika Fedi Nuril Dihajar Roasters Habis-habisan
-
Bukan Adegan Seks, Ratu Sofya Tolak Promosi Film karena Haknya Belum Dipenuhi
-
Ratu Sofya Bantah Somasi Ibunya Sendiri, Kronologi yang Dijelaskan di Luar Dugaan
-
Hera eks ART Diduga Bagikan Foto Anak-Anak Erin Taulany di FB Pro, Biar Dapat Cuan
-
Viral Istri Rutin Suntik KB Padahal Suami Pulang Setahun Sekali, Komentar Liar Bermunculan
-
Pengacara Klaim Rekaman CCTV Perlihatkan Tangan Erin Taulany Ditarik Paksa Hera eks ART
-
BURN: Trance Metal Karya Isyana Sarasvati Dobrak Arus Utama
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Main ke Solo, Omar Daniel dan Jeremie Moeremans Cerita Makna Film Keluarga Suami Adalah Hama