Entertainment / Gosip
Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:53 WIB
Pengacara klaim rekaman CCTV rekam tangan Erin Taulany ditarik paksa Hera eks ART [Suara.com/Rena Pangesti]
Baca 10 detik
  • Erin Taulany menjalani pemeriksaan selama 4,5 jam dengan 22 pertanyaan di Polres Metro Jakarta Selatan terkait laporan dugaan penganiayaan mantan ART-nya.
  • Erin membantah tuduhan tersebut dan menyerahkan 12 rekaman CCTV yang mengungkap perilaku buruk sang mantan ART, termasuk dugaan merokok di dalam rumah.
  • Pengacara mengungkap bahwa rekaman CCTV justru memperlihatkan tangan Erin ditarik paksa oleh sang mantan ART yang mencoba menyeretnya menemui polisi.

Suara.com - Mantan istri Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau lebih dikenal Erin Taulany baru saja menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan atas laporan Hera, mantan asisten rumah tangga atas dugaan penganiayaan.

Erin diperiksa sejak pukul 15.00 WIB hingga 19.30 pada Jumat, 22 Mei 2026.

Tak seperti biasanya, Erin kali ini tak banyak bicara usai jalani pemeriksaan.

Erin Taulany memilih pintu samping untuk keluar dari Polres Metro Jakarta Selatan. Sementara tiga pengacaranya, bicara kepada awak media di pintu depan.

"Langsung tanya sama lawyer aja, saya capek," kata Erin Taulany yang berjalan cepat dan masuk ke mobil.

Sementara itu, tiga pengacara Erin Taulany membeberkan pemeriksaan yang baru saja dijalani klien mereka selama 4,5 jam.

"Ya mungkin karena terlalu capek ya, tadi ada 22 pertanyaan," kata pengacara Erin Taulany, Aslina Amalia.

Dalam pemeriksaan, Erin Taulany menyertakan 12 rekaman CCTV. Isinya, membantah melakukan penganiayaan kepada Hera.

Baca Juga: Tak Bisa Dihubungi Selama 3 Minggu, Rahmat Khawatir Nasib Istrinya yang Masih Jadi ART Erin Taulany

"Yang pasti klien kami membantah tuduhan kekerasan itu," kata Farhanaz Maharani, tim pengacara Erin Taulany.

Malah kata pengacara Erin Taulany, rekaman tersebut justru memperlihatkan perilaku tidak sopan ART di rumah majikannya.

"Jadi semua terperinci apa yang dilakukan oleh mantan ART itu di rumah dengan keadaan-keadaan yang diduga memang merokok di dalam rumah, walaupun itu di daerah-daerah yang sulit ditemukan CCTV-nya tapi pasti akan terlihat gitu dengan jelas bahwa memang ART situ juga memang merokok," ujarnya.

Dari CCTV itu pula kata pengacara Erin, terlihat Hera sempat menarik tangan majikannya.

Hera, asisten rumah tangga Erin Taulany atau Erin Anthony dalam konferensi pers di Tebet, Jakarta Selatan pada Sabtu, 9 Mei 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]

Insiden ini terjadi saat Hera hendak membawa perempuan bernama lengkap Rien Wartia Trigina ini ke polisi untuk memproses dugaan penganiayaan.

"Klien kami itu ternyata dari rekaman CCTV itu terlihat ditarik tangannya secara paksa oleh saudari Hera keluar. (Tujuannya) untuk menemui polisi dan klien kami menolak saat itu," kata Stivany Agusia, tim pengacara Erin Taulany.

Menurut mereka, perlakuan tersebut juga mengarah kepada dugaan penganiayaan. Namun kini fokus mereka adalah untuk masalah yang sudah dilaporkan.

Load More