Rey Menjawab , saya lupa , saya kebetulan bawa buku Kehamilan saya dari Rumah sakit PERTAMEDIKA (rey sambil mengeluarkan buku tersebut dari tas)
Lalu tanpa berpikir , petugas medical langsung mengatakan "Udah-udah ini kandungan gak jelas, masak ditanya mens terakhir lupa, sana,,, sana,,, KELUAR !!! (kami diusir)
Setelah diusir, mereka bergegas naik keatas Lounge ditemani petugas perempuan Sriwijaya Air sambil mengatakan "'Kok petugasnya begitu amet ya?' mba petugas Sriwijaya Air saja merasa kasihan kepada kami," tulis mereka.
Mereka melanjutkan, ketika pukul 06:30, Miftah meminta mereka kembali ke Medical. Namun, Benua sudah tidak mau karena sudah merasa kecewa dengan pelayanan.
Selain itu, perjalanan dari Lounge ke ruang medical mencapai 2 km sehingga kasihan Rey Utami yang sedang hamil dan mudah kecapekan.
Benua lalu meminta fasilitas kursi roda dari lounge ke medical. Selain itu, Benua juga meminta dokter tersebut menunjukan surat izin buka praktik dokter.
"Miftah pun meminta kami menunggu , sebab ia akan berkordinasi dengan pimpinannya," tulisnya. "Tidak berselang lama sekitar pukul 07.00, Miftah datang dan menyampaikan bahwa tidak perlu lagi medical check up, ia mengajarkan kami untuk "cheating" (curang) dengan mengaku "Rey sedang tidak hamil" karena tidak begitu kelihatan katanya."
Namun, masalah lagi-lagi datang. Pada Pukul 08.20, Miftah kembali dan menyatakan tidak boleh berangkat dengan alasan sudah "close door" dan tidak ada surat medical check up.
Baca Juga: Cerita Rey Utami "Ngidam" Mobil dan Langsung Dibelikan Suami
Benua mendapat iInformasi dari teman yang berada dalam pesawat. Pertama, belum close door sebab masih banyak orang yang masuk ke pesawat. Kedua, kursi business class sepertinya terisi Penuh sama rombongan.
"Hal ini tentu saja membuat kami bertanya-tanya, pada saat kami meributkan permasalahan ini ada sebagian petugas bandara yang berasumsi bahwa bisa jadi Seat Pak Pablo dan Istri dijual "Go Show" kepada Rekan dari oknum Nam Air atau Sriwijaya Air"
Selain ditelantarkan sampai pukul 11:00 siang, Rey yang tengah hamil juga dibiarkan sendiri di depan counter selama 2 jam lebih.
"Sampai pada akhirnya rey mengatakan bahwa Perutnya sakit, Bang Benua pun berteriak dan meminta pertolongan Petugas bandara, kami pun dibawa ke Lounge kembali dan kami kembali diterlantarkan hingga pukul 15.00 dan tiket kami digantikan."
Mereka kecewa tiket yang diganti adalah kelas ekonomi yang sangat sempit dan AC pun panas. Dikarenakan sudah dijadwalkan harus ke Belitung untuk pembuatan video clip, mereka terpaksa berangkat dengan keadaan yang menyedihkan tersebut.
"Kami menyarankan agar berdasarkan pengalaman kami untuk lebih memilih-milih maskapai penerbangan, terutama lebih berpikir 2 kali untuk naik Nam Air dan Sriwijaya Air , karena sangat berat kekecewaan kami."
Pablo dan Rey juga mempersilakan Sriwijaya Air menuntut mereka jika tak terima dengan pengaduan lewat vlog.
"Karena kami juga akan melakukan hal yang sama segera," ancam mereka.
Berita Terkait
-
Cerita Rey Utami "Ngidam" Mobil dan Langsung Dibelikan Suami
-
Rey Utami Hamil, Suami Dilaporkan Jalan Sama Cewek Lain
-
Rey Utami Hamil, Suami Hadiahkan Video Tentang Lelaki Psikopat
-
Rey Utami Ngidam, Pablo Putera Benua Terpaksa Dorong Motor
-
Kelainan Hamil, Bahaya Jika Rey Utami dan Pablo Berhubungan Intim
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack
-
Beda Kasta! Samo Rafael dan Shanna Shannon Berjuang Demi Cinta di Film Dan Bandung
-
Belajar dari Masa Lalu, Dodhy Kangen Band Siapkan Skoci Lewat Band Baru Setengah 12
-
Bawa Pesan Persahabatan Abadi, Trio Cilik Sparkle Rilis Lagu 'Sampai Kita Besar Nanti'
-
Akhiri Vakum 10 Tahun, Marsha Aruan Kembali Main Sinetron Lewat Terlanjur Mencintaimu
-
Pesta Timuran Jaksel Suguhkan Kemeriahan Budaya Indonesia Timur dengan Lagu Viral dan Joget Maumere
-
Rayakan 40 Tahun Kahitna, Promotor Siapkan Konsep Konser Termegah
-
Menikmati Prambanan Jazz 2026, dari Musik hingga Berburu Spot Seru