Entertainment / Music
Senin, 06 Juli 2026 | 17:54 WIB
Pesta Timuran Jaksel sukses menghadirkan perayaan musik dan budaya Indonesia Timur yang dipenuhi antusiasme ribuan pengunjung di CIBIS Park, Jakarta Selatan, Sabtu (4/7). (Dok: Antara Suara)

Suara.com - Pesta Timuran Jaksel sukses menghadirkan perayaan musik dan budaya Indonesia Timur yang dipenuhi antusiasme ribuan pengunjung di CIBIS Park, Jakarta Selatan, Sabtu (4/7). Festival hasil kolaborasi Nadi Creative dan Antara Suara ini menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat untuk menikmati musik, budaya, komunitas, hingga kuliner khas Indonesia Timur dalam satu pengalaman yang hangat dan penuh semangat kebersamaan.

Festival dibuka melalui special show Idol Timur, sebuah pertunjukan yang mempertemukan talenta-talenta muda Indonesia Timur sebagai simbol semangat regenerasi sekaligus pembuka perjalanan Pesta Timuran Jaksel tahun ini. Ada Josh Florentino, Niki Becker, Betrand Peto, Kezi Stephanie, Dimansyah Laitupa, dan Angie Carvalho.

Robby Neo, CEO Nadi Creative sekaligus Program Director Pesta Timuran Jaksel, mengapresiasi seluruh musisi, komunitas, dan pengunjung yang telah menjadi bagian dari festival ini. "Sejak awal, Pesta Timuran Jaksel dibangun dari semangat komunitas. Melihat ribuan orang bernyanyi, berjoget, dan merayakan musik serta budaya Indonesia Timur bersama menjadi kebahagiaan tersendiri. Semoga semangat ini terus tumbuh dan menjadikan Pesta Timuran Jaksel sebagai ruang baku dapa yang selalu dinantikan setiap tahunnya," kata Robby.

Sepanjang hari, panggung Pesta Timuran Jaksel dipenuhi penampilan puluhan musisi lintas generasi serta berbagai special show eksklusif seperti Dendang Minang Timur, Timur Jazz Rock, Suara Timur, Lagu Timur Session, Pesta Timuran, hingga Bagoyang yang hanya dapat disaksikan di Pesta Timuran Jaksel.

Lebih dari sekadar festival musik, Pesta Timuran Jaksel juga menjadi panggung apresiasi bagi komunitas yang telah menjadi bagian dari perjalanan Timuran Jaksel sejak awal. Moluccan Soul, yang selama ini menjadi inisiator lahirnya Timuran Jaksel, turut hadir sebagai host yang menghidupkan suasana festival sepanjang acara. Sementara itu, penampilan Toton Caribo, Jacson Seran, Jerry Likumahuwa, dan Miguell Kaidel menjadi momen spesial karena mereka merupakan deretan musisi yang pertama kali mendukung perjalanan Timuran Jaksel sejak masih bertumbuh sebagai gerakan komunitas.

Selain pertunjukan musik, festival ini juga menghadirkan berbagai aktivitas komunitas, termasuk Spice Jam Dance Battle, performance dari komunitas Titik Kumpul, hingga beragam kuliner khas Indonesia Timur yang melengkapi pengalaman para pengunjung.

Andri Verraning Ayu, CEO Antara Suara, mengatakan Pesta Timuran Jaksel lahir dari keinginan untuk menghadirkan ruang yang lebih luas bagi musik dan budaya Indonesia Timur agar dapat dinikmati oleh semakin banyak orang. "Pesta Timuran Jaksel menunjukkan bahwa musik dan budaya Indonesia Timur memiliki tempat yang kuat di hati masyarakat. Antusiasme yang luar biasa hari ini menjadi bukti bahwa festival ini bukan hanya tentang hiburan, tetapi juga tentang kebersamaan dan kebanggaan terhadap keberagaman budaya Indonesia," ujar Andri.

Kesuksesan penyelenggaraan perdana Pesta Timuran Jaksel menjadi bukti bahwa musik dan budaya Indonesia Timur mampu menyatukan berbagai komunitas dan generasi dalam satu ruang perayaan. Lebih dari sekadar festival musik, Pesta Timuran Jaksel menghadirkan pengalaman yang mempertemukan karya, budaya, dan kebersamaan dalam semangat khas Indonesia Timur. ***

Baca Juga: Setengah Abad Menanti Sertifikat: Perjuangan Warga Dua RW di Jaksel Mencari Kepastian Hak Tanah

Load More