Suara.com - Nikita Mirzani menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Senin (26/2/2018) terkait laporannya terhadap Sam Aliano dalam kasus pencemaran nama baik.
"Hari ini sudah dilakukan pemeriksaan tambahan untuk Nikita Mirzani terkait laporan terhadap Sam Aliano yang dia menyampaikan tweet yang setelah selidiki oleh polisi, tweet itu adalah tweet palsu," kata kuasa hukum Nikita, Aulia Fahmi usai pemeriksaan.
Niki-sapaan akrab Nikita-melaporkan Sam Aliano setelah Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda (APIM) itu membuat aduan ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Kata Niki laporan Sam ke KPI membuat dirinya dicekal oleh beberapa televisi. Sejumlah kontrak kerjanya juga dinonaktifkan sementara.
Sam mendatangi KPI waktu itu setelah beredar screenshot atau tangkapan layar akun twitter Nikita yang memuat konten hinaan terhadap Gatot Nurmantyo, Panglima TNI waktu itu.
Lebih lanjut Aulia mengatakan dalam waktu dekat Sam akan diperiksa penyidik. Setelah itu, polisi baru akan melakukan gelar perkara dan memutuskan apakah Sam ditetapkan sebagai tersangka atau tidak.
"Untuk penetapan selanjutnya sebagai tersangka jika alat bukti dan semuanya unsur-unsurnya memenuhi," ujar Aulia.
Niki sendiri sampai sekarang tak mau mencabut laporan terhadap Sam. Dia ingin membuktikan bahwa screenshot cuitan yang beredar adalah hasil rekayasa. Niki juga ingin proses ini bikin Sam Aliano jera.
"Sam-nya sendiri waktu itu kan menantang, ya jadinya sekarang direalisasikan seperti ini biar dia juga tau bahwa ada efek jera," ujarnya.
"Untuk orang-orang yang juga buat hoax-hoax yang di luar sana. Semoga dengan adanya kejadian ini orang juga nggak main main sama sosial media gitu," katanya lagi.
Baca Juga: Kondisi Mengkhawatirkan, Fachri Albar Dilarikan ke RSKO
Selain Sam Aliano, Nikita Mirzani juga melaporkan beberapa pihak terkait cuitan palsu ini. Mereka antara lain pemilik akun Instagram PKI_terkutuk65 dan akun Facebook atas nama Aria Dwiyatmo, Ketua Umum Gerakan Anti Komunis (GEPAK) Rahmat Himran, dan Ketua Aliansi Advokat Islam NKRI. Namun laporan tersebut sudah dicabut Niki.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bobon Santoso Percaya Cerita Pelaku Pemukulan, Bro Ron Kesenggol: Bon, Yakin Mau Ikutan?
-
Biaya Laundry 1 Pakaian Dalam Rudy Mas'ud Rp40 ribu, Warganet Kaget: Sempaknya Titan Kah?
-
Sentil Titi DJ, Citra Scholstika Curhat Pengalaman Pahit Dibanding-bandingkan Juri
-
Tak Disangka, Ucapan Sang Anak Jadi Pemicu Nikita Willy Putuskan Berhijab di Ramadan 2026
-
Ammar Zoni Gandeng Pengacara Baru, Siap Ajukan PK atas Vonis 7 Tahun
-
Bunda Corla Kini Jadi Penjaga Warnet di Jerman, Berapa Gajinya?
-
Sempat Buron, Detik-Detik Penangkapan Kiai Cabul di Pati Berlangsung Dramatis
-
Al dan Mulan Jameela Sudah Coba Tahan Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Bertubi-tubi, Berakhir Gagal
-
Syifa Hadju Izin ke Ibu Pakai Baju Terbuka di Bali: Kan Dosanya Ditanggung Suami
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal