Suara.com - Artis Marshanda ingin menjadi seorang Youtuber. Dia beralasan dengan YouTube dia bisa berkarya sekaligus mengekspresikan diri sesuai yang diinginkannya.
"Itu (YouTube) adalah sarana dimana aku bisa berkarya, dan aku bisa jadi otaknya, bisa jadi penciptanya, aku bisa jadi senimannya, bisa jadi full Chacha deh,” ucap Marshanda saat dijumpai di kawasan Tendean, Jakarta Selatan pada Rabu (16/10/2019).
Jelas apa yang akan ditampilkan Chacha, sapaan Marshanda, di Youtube sangat berbeda dengan karakter-karakternya di sinetron. Hal inilah yang membuat ibu satu anak ini antusias menggarap konten-konten Youtube-nya.
“Karena kan kalau di sinetron aku jadi karakter orang lain, kalau nyanyi aku rata-rata nyanyiin lagu orang, kalau lagu sendiri aku belum sejago itu untuk menciptakan lagu sebagai seorang penyanyi. Kalau di YouTube aku rasa, aku bisa mengekspresikan, dan aku punya kebutuhan untuk berekspresi dengan Chacha. Di Youtube aku merasa punya arena yang sangat luas untuk melakukan itu,” paparnya.
Lantas, konten-konten apa saja yang disajikan Marshanda di channelnya?
Aktris 30 tahun ini menjanjikan konten yang disajikan nanti merupakan kejujuran dia. Bahkan tidak ada skrip yang dirangkai untuk kontennya nanti.
“Pokoknya judulnya Marshed, kontennya itu lebih ke jujur saja sih. Jujur, bahkan kita sering kali nggak pakai skenario, tiba-tiba mendadak gimana gimana,” jawabnya.
Hingga kini, Marshanda telah berhasil mengumpulkan 10 ribu pengikut Youtube. Perilisan konten Youtube perdananya bertepatan dengan World Mental Health.
Baca Juga: Marshanda Gandeng Atta Halilintar di Channel YouTube-nya
“Sudah hampir 10 ribu (pengikutnya), kita launching itu tanggal 10 Oktober bersamaan dengan World Mental Health Day. Kebetulan judul Youtube episode 1 nya adalah 'Superwoman yang sakit mental' jadi pas! Tanpa sengaja,” jelas Marshanda.
Berita Terkait
-
FIFA Turun Tangan Selidiki Dugaan Rasisme Terhadap YouTuber IShowSpeed
-
Rasisme Cederai Sportivitas Sepak Bola, Menang Tak Harus Menghina Lawan
-
Pernah Jadi MUA hingga Live Streamer, Aris Priadi Kini Bersinar sebagai Wak Bordir
-
Dunia yang Menghakimi Sebelum Memahami: Pelajaran Berharga dari Film Saat Aku Bersuara
-
Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026, Respons Berkelas YouTuber Korea inoCat
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas
-
Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota
-
Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan
-
Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?
-
Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia
-
6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius
-
Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026