Suara.com - Pengusaha dan influencer Medina Zein terjerat kasus narkoba. Kandungan amfetamin terdeteksi dari pemeriksaan urine yang dilakukan oleh polisi.
Meski begitu, Kabid Humas Polda Metro jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan tidak ingin membeberkan secara langsung jenis obat apa yang dikonsumsi pengusaha dan influencer Medina Zein.
"Nanti ada disampaikan sendiri (oleh Medina), positif anpetamin. Dari pengakuan awal tersangka, (Medina) ini (mengidap) bipolar tipe dua," kata Yusri saat ditemui di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Jumat (3/1/2020).
Sementara itu, saat ditanya awak media ke Medina secara langsung, Istri dari Lukman Azhari pun juga enggan menyebutkan nama obatnya.
Kendati demikian, Medina Zein mengaku takut salah menyebutkan jenis obat bipolarnya. Ia melemparkan balik pertanyaan awak media agar bertanya langsung kepada dokter yang menanganinya.
"Saya takut salah sebut, takut salah ini juga, mending tanya langsung sama yang bersangkutan (dokter yang memberi obat ke Medina)," papar Medina.
Sebelumnya, ibu dua anak itu mengakui memiliki riwayat penyakit bipolar sejak 2016 silam. Ia pun kerap diberi obat dokter untuk penawar bipolarnya.
"Tapi memang (itu) obat saya, obat penenang saya," ungkap Medina.
Bahkan, Medina menyebut penyakit bipolarnya merupakan keturunan dari orangtuanya.
Baca Juga: Selama 3 Bulan, Medina Zein Akan Jalani Rehabilitasi
"Saya mengidap bipolar, tapi memang genetik. Saya tidak akan lagi seperti ini dan saya berterima kasih untuk semuanya," tutur Medina Zein.
Sebagaimana diketahui Medina Zein ditahan kepolisian akibat dugaan penggunaan obat terlarang, Minggu 29 Desember 2019 lalu.
Medina berhasil diamankan dari pengembangan kasus Ibra Azhari yang ditangkap polisi terkait narkoba pada Minggu (22/12/2019). Dalam kasus ini, polisi menangkap 6 orang lain yang berperan sebagai bandar narkoba dan kurir.
Total barang bukti yang disita dari Ibra dan enam orang rekannya adalah 5,84 gram sabu, 6 butir Happy Five, dan 45,8 gram heroin.
Medina ditetapkan sebagai tersangka usai urinenya positif mengandung amfetamin. Orang-orang terdekat Medina mengatakan bahwa yang dikonsumsi Medina hanya obat happy five anjuran dari dokter karena sakit bipolarnya.
Namun dari hasil Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri, Kalimalang, Jakarta Timur, Senin (30/12/2019) Medina Zein tidak terdeteksi mengkonsumsi amfetamin lantaran jangka waktu penggunaan tidak lama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Siapa Shyalimar Malik? Viral usai Bongkar Perselingkuhan Suami
-
Cek Fakta: Benarkah Raisa dan Hamish Daud Rujuk?
-
Anji Dampingi Ibu hingga Detik-Detik Terakhir
-
Baru Cerai dari Suami Kedua, Faby Marcelia Pamer Pasangan Baru di Momen Lebaran
-
Fuji Ngumpet Ambil Vape di Marapthon Reza Arap, Banyak yang Menebak-nebak Alasannya
-
Tubuh Lebam-Lebam Saat Syuting Aku Harus Mati, Amara Sophie Curiga 'Ketempelan'
-
Adhisty Zara Cabut dari Sinetron, Sentilan Amanda Manopo Soal Alur 'Ngawur' Viral Lagi
-
Pesugihan Memang Nyata! Kisah Horor 'Aku Harus Mati' Bongkar Teror di Panti Asuhan
-
Sinopsis Film Korea A Melody To Remember, saat Musik dapat Menyembuhkan Luka
-
Ibu Anji Meninggal Dunia Malam Ini