Suara.com - Sudah enam bulan Galih Ginanjar mendekam dipenjara karena kasus "Ikan Asin". Selama di penjara, suami Barbie Kumalasari ini mengaku banyak mendapat hal penting.
Salah satunya, Galih Ginanjar mengaku jadi lebih sering mengaji dan berolah raga. Lebih tepatnya, Galih rajin belajar pencak silat.
"Karena di dalam (penjara) setiap pagi saya olahraga, sorenya saya latihan silat Cimande, karena teman satu kamar ada guru silat," kata Galih Ginanjar saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan jelang sidang, Senin (20/1/2020).
Galih Ginanjar mengakui, ia belajar mengaji dan silat oleh orang yang sama.
"Kebetulan itu ustaz. Ya sudah di situ diajarin ngaji, yang tadinya tidak tahu jadi lebih tahu lagi," sambung Galih Ginanjar.
Galih Ginanjar mengaku senang belajar silat di dalam penjara karena sebelumnya pernah berlatih ilmu bela diri.
"Memang dasarnya saya haus akan beladiri. Dulu kan sempat di BKC (komunitas bela diri) terus juga mau coba yang tradisional silat karena kan susah, cari perguruan. Apalagi ini private ya setiap hari," tutur Galih Ginanjar.
Baca Juga: Galih Ginanjar Semringah Didampingi Barbie Kumalasari saat Sidang
Berita Terkait
-
Barbie Kumalasari Ngaku Ditipu Sahabat Sampai Rp225 Juta, Ancam Bakal Lapor Polisi
-
Barbie Kumalasari Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah Hingga Demam Tinggi Buntut Hinaan 'Nenek-Nenek'
-
Buntut Hinaan 'Nenek-Nenek', Barbie Kumalasari Laporkan Pengacara Reza Gladys
-
Barbie Kumalasari Laporkan Pengacara Reza Gladys, Tak Terima Dibilang Nenek-Nenek
-
5 Pasangan Artis Ini Masih Ribut Usai Cerai, Terbaru Ruben Onsu dan Sarwendah di Akun Fans
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung
-
Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik